Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kereta Bandara Internasional Yogyakarta Menggunakan Rangkaian KRDE. (Foto: Shutterstock)
Dream – Menyambut beroperasinya Bandara Internasional Yogyakarta, PT Kereta Api Indonesia (Persero)/KAI mengoperasikan KA Bandara Internasional Yogyakarta.
Pengoperasian KA Bandara Internasional Yogyakarta dijalankan bertepatan dengan dijalankannya penerbangan perdana maskapai Citilink pada 6 Mei 2019.
“ Angkutan KA Bandara Internasional Yogyakarta ini kami maksudkan agar masyarakat dapat mengandalkannya sebagai moda transportasi terintegrasi, sehingga perjalanan lebih nyaman dan tepat waktu,” kata Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro, di Yogyakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 8 Mei 2019.
Edi mengatakan, KA Bandara Internasional Yogyakarta memiliki rute Stasiun Maguwo—Wojo. Kereta ini memiliki pemberhentian di empat stasiun, yaitu Maguwo, Yogyakarta, Wates, dan Wojo.
Moda transportasi itu memiliki menempuh jarak 49,1 km dengan durasi perjalanan selama 47-51 menit.
Sesampainya di Stasiun Wojo, penumpang dapat menggunakan Bus Damri untuk menuju Bandara Internasional Yogyakarta. Dengan jarak 6 km, perjalanan dari Stasiun Wojo dapat ditempuh selama 10 hingga 12 menit.
Berikut ini adalah jadwal perjalanan KA Bandara Internasional Yogyakarta.

Edi mengatakan KAI memberikan tarif promo Rp15 ribu untuk keberangkatan tanggal 6-9 Mei 2019.
Sesudah masa promo, tarif KA Bandara Internasional Yogyakarta sama dengan tarif KA Solo Ekspress. Berikut ini rincian tarifnya.
Jarak 0—66 km: Rp30 ribu. Jarak lebih dari 66 km: Rp40 ribu
Untuk tarif bus menuju Bandara Internasional Yogyakarta, Perum Damri masih menggratiskannya hingga 12 Mei 2019. Lalu setelahnya akan dikenakan tarif sebesar Rp10 ribu.
Sarana KA Bandara Yogyakarta International Airport menggunakan rangkaian Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) dengan kapasitas 196 penumpang duduk dan 200 penumpang berdiri, sehingga totalnya adalah 396 penumpang dalam satu rangkaian KA.
Adapun total kapasitas per hari adalah 792 penumpang dengan asumsi melayani dua kali penerbangan Citilink. Di dalam kereta, penumpang akan dimanjakan dengan penyejuk ruangan (AC), televisi, toilet, ruang penyimpanan koper dan barang, serta USB Port untuk mengisi daya smartphone.
“ Untuk menunjang kenyamanan penumpang KA Bandara Internasional Yogyakarta, KAI telah memperbaiki ruang tunggu penumpang KA Bandara di keempat stasiun yang dilalui. KAI menyediakan area dan kursi tunggu yang nyaman, toilet standar bintang lima, televisi, charging corner, pendingin ruangan, dan fasilitas penunjang lainnya,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam