7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Pengusaha Menilai Kebijakan New Normal Bisa Menekan Risiko PHK.
Dream – Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendukung keputusan pemerintah untuk menerapkan New Normal. Keputusan ini bisa menggerakkan kehidupan masyarakat menuju ke fase kenormalan baru.
" Pemerintah akan menerapkan new normal sebagai percobaan apakah program tersebut akan terus menerus diterapkan karena pandemi Covid-19 belum ada kepastian kapan selesainya," kata Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H. Maming, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 27 Mei 2020.
Menurut Maming, kegiatan ekonomi memerlukan kepastian dan tidak boleh berhenti terlalu lama dalam penerapan new normal. Kalau tidak, ini berisiko menambah pemutusan hubungan kerja (PHK) dan berujung kepada resesi.
“ Karena pemerintah mau mengeluarkan keputusan ini, jadi boleh tetap bekerja. Tetapi, tetap mengikuti anjuran standar protokol kesehatan penanganan Covid-19,” kata dia.
Dalam Forum Ketum BPP dan BPD HIPMI se-Indonesia melalui virtual conference, ada beberapa arahan yang diberikan oleh Maming. Salah satunya tentang penyamaan persepsi terkait pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) secara virtual.
Forum ini membahas hal-hal yang luput dari pandemi Covid-19, dia menghimbau kepada Ketum BPD di 34 provinsi untuk tidak terlalu memikirkan pandemi yang berujung membawa dampak.
" Kalau ikuti pandemi Covid-19 terus yang dipikirkan tidak ada habisnya. Anggota HIPMI harus diberikan siraman rohani, jasmani, dan mental biar tidak terbuai dengan pandemi Covid-19," kata dia.
Dream - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan keberhasilan penerapan New Normal tak bisa langsung dipetik secara instan. Dalam perkiraannya, gaya hidup normal baru ini baru bisa optimal dalam kurun waktu 4-5 bulan. sejak diberlakukan.
Menurut Erick Thohir, masyarakat tentu harus membiasakan diri dengan kebiasaan baru dan periode adaptasi.
" Jadi nggak langsung jadi karena ini mengubah habbit (kebiasaan) masyarakat," ujar Erick dalam acara Silaturahome, Selasa, 26 Mei 2020.
Erick melanjutkan, penerapan New Normal versi BUMN cenderung lebih melebar. Aktivitas bisnis yang selama ini dijalani tentu akan mengalami penyesuaian. Sebagai contoh BUMN pertambangan nantinya mungkin membuat sistem pelaporan dengan menerapkan jaga jarak plus memanfaatkan teknologi.
Namun, ada juga sejumlah BUMN yang tidak bisa sepenuhnya menjalankan sistem kerja jarak jauh. Para pegawai BUMN yang mengelola Bandara kemungkinan masih harus melayani para penumpang pesawat.
" Struktur yang ada di sistem kita juga akan berubah, ini harus trial dan error. Kan nggak ada yang sempurna. Yang namanya protokol harus diuji coba dulu, mana yang bagus, mana yang kurang. Ini memang nggak mudah dijabarkan tapi harus dilakukan," jelas Erick.
Hingga saat ini diperkirakan 86 persen BUMN telah siap menjalankan protokol New Normal di lingkungan kerjanya masing-masing. Sementara sisanya masih akan dinimbing agar sistem baru di lapangan tak lantas menjadi blunder.
Pelaksanaan protokol New Normal juga masih harus memperhatikan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di masing-masing daerah.
" Makanya kemarin kita keluarkan surat edaran, bukan berarti tanggal 25 kita nggak libur Lebaran. Itu karena supaya kalau tiba-tiba tanggal 26 nya ada pelonggaran, BUMN nggak bingung," jelas Erick.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?