Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mozilla Akan Menghentikan Iklannya Untuk Sementara Di Facebook (Foto: Shutterstock.com)
Dream – Skandal kebocoran data 50 juta pengguna Facebook berbuntut panjang. Skandal ini melemahkan tingkat kepercayaan pihak ketiga terhadap platform media sosial tersebut.
Bahkan pengembang piranti lunak peramban data Firefox, Mozilla. Organisasi nirlaba yang membawa misi internet untuk pemberdayaan manusia ini bakal menghentikan kerja sama iklan dengan Facebook.
" Skandal Cambridge Analytica membuat kami menelaah lebih dekat peraturan privasi default Facebook saat ini," demikian pernyataan Mozilla dalam blog resminya, dikutip dari Liputan6.com, Jumat, 23 Maret 2018.
Mozilla mempelajari lebih lanjut kemungkinan mengakses banyak data Facebook secara terbuka, khususnya berkenaan dengan peraturan aplikasi pihak ketiga. Atas dasar ini, organisasi yang berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat, menghentikan iklan untuk sementara waktu.
Tak hanya Mozilla, Incorporated Society of British Advertisers (ISBA) di Inggris juga meminta pertanggungjawaban dari Facebook atas skandal yang telah terjadi. ISBA merencanakan pertemuan dengan para petinggi Facebook pekan ini.
“ Ketika bertemu dengan Facebook, kami ingin memahami cakupan penyelidikan yang Zuck berikan,” kata Direktur Jenderal ISBA, Phil Smith.
ISBA merupakan badan perdagangan yang mewakili lebih dari 3 ribu merek, termasuk Unilever dan P&G. Mereka sedang mempertimbangkan menarik ratusan juta dolar uang iklan mereka dari Facebook.
Keputusan ini akan dilaporkan setelah mendapat jawaban dari para petinggi Facebook saat pertemuan nanti.
(Beq, Sumber: Liputan6.com/Yuslianson)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya