Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Gaji seorang pimpinan perusahaan bisa saja sama dengan ratusan atau ribuan kali lipat dari gaji karyawannya. Kesenjangan gaji yang diterima oleh seorang pimpinan dan karyawannya ini memang telah lama diperdebatkan.
Menurut data yang dirilis oleh situs pencari pekerjaan Glassdoor.com, rata-rata CEO dari perusahaan yang terdaftar dalam indeks Standard & Poor 500, dibayar 204 kali lebih banyak dari karyawan mereka.
Para CEO itu digaji rata-rata US$ 13,800,000 per tahun. Sedangkan gaji seorang karyawan rata-rata adalah sekitar US$ 77,800. Dengan kata lain, rata-rata CEO itu mendapatkan 204 kali lebih banyak dari apa yang didapatkan karyawannya.
Seperti dikutip dari Emirates247, Kamis, 17 September 2015, terdapat sembilan CEO yang jika dirata-rata, gajinya lebih dari 800 kali lipat dari yang diterima karyawannya.
CEO Discovery Communications, David Zaslav, menempati urutan pertama sebagai pimpinan perusahaan dengan gaji tertinggi Rata-rata gaji anak buah Zaslav adalah US$ 80,000 atau hampir Rp 1,1 miliar.
Sementara gaji yang Zaslav terima mencapai 156 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,1 triliun lebih. Dengan demikian, terjadi kesenjangan yang cukup lebar hingga sekitar 2 ribu kali lipat.
Beberapa CEO lainnya yang memiliki gaji ratusan hingga ribuan kali lipat dari karyawannya adalah Steve Ells dari Chipotle, Larry J. Merlo dari CVS Health, Douglas McMillon dari Walmart, Brian C. Cornell dari Target, Leslie Moonves dari CBS Corporation, Steven H. Temares dari Bed Bath & Beyond, Terry J. Lundgren dari Macy’s, Glenn Murphy dari Gap, dan Howard D. Schultz dari Starbucks.
Namun tidak semua CEO dari perusahaan-perusahaan besar memiliki rasio perbedaan gaji yang mencolok dari karyawannya. Bahkan beberapa bisa dikatakan lebih rendah dari karyawannya.
Larry Page, mantan CEO Google yang kini menjadi CEO Alphabet Inc, hanya digaji US$ 1 per tahun oleh perusahaannya. Sementara Google menggaji karyawannya rata-rata US$ 153,150 atau sekitar Rp 2,2 miliar.
Michael Brown, CEO perusahaan teknologi komputer Symantec hanya digaji US$ 376,364. Sedangkan anak buahnya rata-rata dibayar US$ 124,474.
Sementara itu Facebook menggaji Mark Zuckerberg rata-rata US$ 610,455. Dan karyawan raja media sosial itu dibayar rata-rata US$ 146,120.
Jeff Bezos bergaji rata-rata US$ 1,681,840 di Amazon. Sedangkan anak buahnya memperoleh penghasilan rata-rata US$ 114,352. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya