Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Dream - Berita miring seputar jatuhnya menara kerek (crane) di areal Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi mulai banyak beredar. Salah satunya adalah isu yang menyebutkan jika crane yang dipakai merupakan buatan Tiongkok.
Isu tersebut langsung ditepis perusahaan pembuat Crane asal Jerman, Liebherr Group. Mengutip Arab News, Rabu, 16 September 2015, Kepala Komunikasi Perusahaan Liebherr Group, Krsitian Kueppers mengatakan pihaknya sangat sedih atas kecelakaan tragis yang menelan banyak korban.
Menurut Kueppers, ada sekitar 30 jenis crane yang beroperasi di dunia. " Crane crawler merupakan yang paling kuat di dunia dengan desain konvesional adalah LR 13000 milik kami," ungkapnya.
Kueppers menjelaskan ada berbagai penyebab yang membuat sebuah crane jatuh. Namun, perusahaannya akan memberikan pernyataan resmi setelah proses penyelidikan selesai.
" Kami tidak ingin menerka-nerka. Kami ingin menunggu hasil penyelidikan resmi," tegasnya.
Namun, Kueppers menjelaskan bahwa terdapat panduan yang diberikan untuk mengamankan crane pada saat cuaca buruk.
" Ada instruksi yang jelas di manual tentang cara mengamankan crane di bawah kondisi yang berbeda-beda," jelasnya.
Sementara itu, mengenai kebenaran perakitan memang ditentukan terhadap keahlian tim.
Crane yang berada di kawasan Masjidil Haram ini kebanyakan berwarna kuning. Sementara yang jatuh berwarna merah. Inilah yang memberikan asumsi masyarakat kalau crane yang jatuh itu asal China, sementara crane kuning di sekitarnya adalah milik Jerman.
Namun, Kueppers menyatakan tidak ada yang signifikan dari perbedaan warna tersebut.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?