Ilustrasi Ibadah Haji
Dream - Menteri Urusan Haji Kerajaan Arab Saudi Bandar Hajjar tidak lagi memberlakukan pemotongan kuota jemaah mulai musim haji tahun depan. Ini menyusul proyek perluasan Masjidil Haram yang saat ini sudah hampir selesai.
" Mulai musim haji berikutnya, jumlah jemaah akan meningkat menjadi 5 juta dan akan menjadi 30 juta dalam waktu lima tahun mendatang," ujar Hajjar.
Pemerintah Saudi telah berupaya keras untuk memberikan pelayanan terbaik pada jemaah haji musim ini. Pelayanan tersebut diklaim jauh berbeda dengan pelayanan pada tahun-tahun sebelumnya.
" Upaya tersebut meliputi pembentukan dan pengoperasian sistem elektronik terpadu untuk jemaah yang datang dari luar Kerajaan. Di mana semua tugas dan fungsi terkait dengan prosedur kedatangan dijalankan dan didokumentasikan, seperti kontrak dan paket layanan yang ditawarkan, transportasi dan akomodasi untuk para jemaah haji," kata dia.
Selain itu, terang Hajjar, penerapan sistem administrasi elektronik ini juga melibatkan kementerian luar negeri. Sehingga, seluruh paspor serta visa dapat mudah diperiksa.
" Sistem ini memiliki tingkat keberhasilan cukup signifikan dalam mengendalikan jumlah jemaah yang ada. Di samping itu, e-Hajj juga memberikan jaminan kepada jemaah terkait jumlah biaya yang mereka perlukan selama beribadah di Tanah Suci," terang Hajjar.
(Ism, Sumber: arabnews.com)
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?


Enrique Maluku: Pelaut yang Disebut sebagai Pengeliling Dunia Pertama, tetapi Kurang Dikenal

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan