Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menyatakan proses pencairan santunan kepada jemaah haji korban jatuhnya crane di Masjidil Haram pada 2015 telah selesai. Dana tersebut tinggal dibayarkan kepada jemaah dan ahli warisnya.
Kabar tersebut disampaikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel. Dia mengatakan telah menerima nota diplomatik bersifat segera pada Senin sore kemarin (28 Agustus 2017) waktu setempat.
Dalam nota tersebut, tim verifikasi Pemerintah Saudi menyatakan telah menyelesaikan tugas menentukan jemaah yang mendapat santunan dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.
" Karena sifatnya sangat segera, maka kita akan lakukan sangat segera juga. Alhamdulillah, kabar gembira itu langsung saya sampaikan di sini. Sejak saya datang, selalu melakukan diplomasi terkait masalah ini," ujar Agus, dikutip dari kemenag.go.id, Selasa, 29 Agustus 2017.
Agus mengatakan nota tersebut mencantumkan daftar nama korban penerima santunan. Daftar nama tersebut disusun berdasarkan hasil verifikasi yang telah dijalankan.
" Nama tersebut keluar berdasarkan verifikasi, tes DNA dan proses lain yang dilakukan pemerintah Arab Saudi," kata Agus.
Lebih lanjut, Agus mengakui penetapan penerima santunan berjalan cukup lama sampai dua tahun. Ini lantaran terdapat sejumlah nama yang sebenarnya tidak termasuk korban turut meminta santunan.
Penyelenggaraan ibadah haji 1436H/2015M diwarnai insiden jatuhnya crane raksasa milik kontraktor properti Bin Laden Group. Insiden itu menyebabkan banyak jemaah dari seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia meninggal dan mengalami luka parah.
Kerajaan Arab Saudi menjanjikan santunan sebesar 1 juta riyal, setara Rp3,5 miliar untuk korban yang meninggal dunia. Selain itu, korban yang mengalami luka mendapatkan santunan sebesar 500 ribu riyal, setara Rp1,7 miliar.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya