Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Baiq Mariah (Facebook/Presiden Joko Widodo)
Dream - Mariah Margani Muhammad atau akrab disapa Baiq Mariah mencuri banyak perhatian saat tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Minggu malam waktu Arab Saudi.
Jemaah haji tertua se-indonesia berusia 104 tahun asal Mambalan, Lombok Barat, NTB ini ternyata sudah ditunggu banyak orang, termasuk jurnalis Indonesia maupun Arab Saudi.
Bahkan, para awak media dari sejumlah televisi Arab Saudi sampai menerobos masuk dan berkerubung di ruang tunggu hingga mendekati garbarata. Saat duduk di ruang tunggu, Baiq Mariah diapit dua orang tetangganya.
Nenek itu terlihat gugup dan kebingungan menghadapi pertanyaan wartawan Arab. Alhasil, dia dibantu tetangga dan petugas haji menerjemahkan pertanyaan wartawan.
Menjawab pertanyaan jurnalis, Baiq Mariah menggunakan Bahasa Daerah. Tetangganya menerjemahkan jawaban Bay Mariah ke dalam Bahasa Indonesia, selanjutnya diterjemahkan ke Bahasa Arab oleh Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat.
Ditanya soal kesehatannya, Baiq Mariah dibantu Rahmi, 53 tahun, menjawab dia cukup sehat selama dalam perjalanan. Tetapi, dia mengaku tidak selera makan nasi saat berada di pesawat.
" Nenek Mariah di pesawat cukup senang dan menikmati perjalanan tapi tidak bersedia makan nasi. Dia hanya makan kue dan minum jus saja," kata Rahmi menerjemahkan ucapan Baiq Mariah, dikutip dari kemenag.go.id, Senin, 28 Agustus 2017.
Rahmi merupakan tetangga sekampung yang selalu menemani Baiq Mariah sejak di asrama haji. Karena sudah kenal, Rahmi merasa bertanggung jawab mengurusi segala kebutuhan Baiq Mariah mulai berangkat hingga kembali ke kampung halaman.
Menghadapi kerumunan wartawan membuat Baiq Mariah keheranan. Dia juga mengaku lelah setelah menjalani penerbangan cukup lama dan ingin segera pergi ke Mekah.
" Baiq Mariah bertanya kenapa ada banyak lampu kamera dan ditanya-tanya terus padahal dia sudah lelah dan ingin segera sampai di depan Kabah," kata Rahmi.
Setelah menunggu beberapa lama, Baiq Mariah akhirnya diberangkatkan ke Mekah. Selama di Mekah, nenek ini akan tingga di Hotel Barakat Burhan dengan kode hotel 308 yang berada di daerah Mahbas Jin. (ism0
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang