Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Keuangan Islami Perlahan Tumbuh di Rusia

Reporter : Ramdania
Selasa, 1 Juli 2014 10:01
Keuangan Islami Perlahan Tumbuh di Rusia
Meski memiliki jumlah penduduk muslim yang tumbuh tiap tahunnya, tetapi industri keuangan Islam di Rusia masih berjalan lambat. Hal ini karena beberapa faktor yang belum mendukung perkembangannya.

Dream - Sekitar 10 juta masyarakat muslim tinggal di Rusia, tetapi saat ini baru empat organisasi publik yang menyediakan fasilitas investasi dan pembiayaan dengan aturan Islam.

Keuangan syariah merupakan bidang yang berkembang pesat di seluruh dunia. Sistem ini menawarkan manfaat yang baik bagi muslim maupun non-muslim. Sayangnya, Rusia masih tertinggal dalam mengembangkan industri ini.

Seperti dikutip dari The Moscow Times, Senin 30 Juni 2014, menurut analis, masyarakat muslim Rusia masih lambat mengubah kebiasaan dalam sistem keuangannya. Selain itu, masih adanya ketidakpercayaan terhadap sistem yang diadopsi dari aturan Islam itu, membuat pemerintah tidak terburu-buru mengubah undang-undang keuangannya untuk memfasilitasi sistem ini.

" Kebangkitan agama yang mencakup semua kepercayaan di Rusia ini tidak berarti orang bergegas keluar mencari layanan yang sesuai dengan agama mereka," ujar pakar keuangan Islam dari Moscow State University, Andrei Juravliov.

Peraturan Rusia masih belum memfasilitasi perkembangan industri keuangan Islam.

" Kami tidak mengharapkan peraturan berubah dalam waktu dekat, tetapi kebanyakan lembaga yang mengurusi keuangan Islam ini masih terdaftar sebaga rumah keuangan, bukan bank," ujar Juravliov.

Masalah lain adalah ketidakpercayaan terhadap Islam karena adanya gejolak kekerasan di wilayah muslim Kaukasus Utara. Banyak pejabat yang antipati dan tidak berminta mengubah undang-undang untuk industri ini.

Namun, industri keuangan Islam mulai tumbuh di Rusia pada dekade terakhir. Para analis dan pemain di sektor ini menunjukkan optimisme terhadap prospek industri ini ke depan.

" Permintaan kini lebih baik dibandingkan dengan tujuh tahun lalu. Meskipun masih kecil, tetapi banyak yang sudah mulai percaya," ujar Kepala Rumah Keuangan Amal yang merupakan lembaga layanan perbankan syariah, Rashid Nizameyev.

Prinsip utama perbankan syariah adalah larangan riba atau bunga dan uang peminjaman untuk keuntungan. Sebagai gantinya, bank syariah mendapatkan keuntungan dari imbal hasil.

Bank syariah juga dilarang masuk ke dalam bisnis spekulasi, serta investasi dalam perusahaan yang haram, seperti produk yang mengandung alkohol, daging babi, dan judi.

Juravliov mengatakan secara umum operasi perbankan syariah kurang menguntungkan dibandingkan dengan perbankan konvensional. Di sisi lain, perbankan syariah lebih ramah dengan nasabah.

Berkat larangan spekulasi keuangan, bunga dalam perbankan Islam bahkan memuncak di seluruh dunia sejak resesi ekonomi terakhir.

Bank pertama yang menawarkan jasa keuangan Islam di Rusia adalah Badr-Forte pada tahun 2006. Industri ini telah tumbuh dan akan membuat kemajuan akhir-akhir ini. Beberapa bank non-muslim pun telah menarik investasi halal dalam beberapa tahun terakhir.

Analis menyatakan pasar keuangan islam masih pada tahap embrio di Rusia. Juravliov memperkirakan total volume aset yang dikelola lembaga keuanagan halal di Rusia masih US$ 10 juta. Sementara total aset perbankan keseluruhan di negara itu mencapai US$ 1,7 triliun pada tahun 2013.

Prospek keuangan Islam di Rusia diperkirakan terus tumbuh seiring pertumbuhan umat muslim di negara itu. Saat ini jumlah penduduk muslim Rusia sebanyak 10 juta orang, sementara pada tahun 1991 jumlahnya hanya 1,5 juta orang. (Ism)

Beri Komentar