Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Mall Of Qatar
Dream - Selama bulan Ramadan, aktivitas masyarakat di Kota Kosmopolitan Timur Tengah berubah drastis. Kehidupan masyarakat kini lebih banyak dihabiskan di malam hari.
Mengutip laman Al Arabiya, Selasa, 1 Juli 2014, sepanjang Juli kota Dubai lebih banyak hidup selepas buka puasa masyarakat muslim. Perubahan ini menyebabkan banyak pusat perbelanjaan membuka jam kerjanya lebih panjang.
Sejumlah pusat perbelanjaan ternama di Uni Emirat Arab diketahui telah memperpanjang jam operiasionalnya hingga lewat tengah malam.
Mal seperti Dubai Mall yang terletak dekat menara tertinggi Burj Khalif, Mall of The Emirate yang memiliki layanan ski dalam ruangan, serta Deira City Center, termasuk dalam mal-mal yang buka hingga larut malam.
Alih-alih beroperasi hingga pukul 11 malam, ketiga mall ternama ini baru berhenti beraktivitas pukul 1 dini hari. Bahkan bagian makanan dan restoran dari mal-mal tersebut beroperasi hingga pukul 2 dini hari.
" Saya pikir ketentuan bari ini akan mengubah pola belanja. Masyarakat yang berkunjung ke mall selepas kerja sedikit berkurang," ujar pekerja asing asal Filipina, Adrienne Jesse Malefico.
Untungkan Ekspatriat
Perubahan pola belanja ini justru menguntungkan kalangan ekspatriat beragama non muslim. Kesematan langka ini digunakan untuk menikmati waktu belanja dengan santai dan lapang.
" Menjadi warga yang tak berpuasa sebetulnya menyenangkan karena bisa pergi ke mall tanpa takut ramai," kata ekspatriat dari India, Ritu Kochnar Gely.
Tak hanya itu, ekspatriat juga bisa menikmati jalanan yang lebih lengang selama bulan puasa.
" Saya kira kondisi ini akan membuat saya lebih banyak menghabiskan waktu di mall dari biasanya," tambah Adrienne.
Namun diakui para ekspatriat ini, wisata belanja di pusat perbelanjaan ini akan sedikit terkendala dengan makanan. Pasalnya, restoran baru beroperasi selepas jam buka puasa atau sekitar pukul 8 malam. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya