Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Menutup perdagangan pertama di Bulan Puasa, bursa saham Indonesia sanggup mempertahankan laju penguatan yang diraihnya sejak sesi pembukaan. Menguatnya kurs rupiah serta aksi beli pemodal asing yang mencetak nett buy Rp 485,18 miliar, membawa bursa saham nasional bertahan di zona hijau.
Pada penutupan perdagangan saham, Senin, 30 Juni 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rebound hingga 33,44 poin (0,69%) ke level 4.878,58. Bursa Efek Indonesia (BEI) kali ini dihuni oleh kenaikan harga saham dari 192 emiten sementara 112 lainnya mencetak koreksi.
Dari kawasan Asia, bursa saham utama bergerak variatif. Indeks Nikkei Jepang tercatat menguat sebesar 67,1 poin (0,44%) sementara Hang Seng Hong Kong melemah 15,03 poin (0,46%).
Pasar valuta asing juga relatif bersahabat terhadap kurs rupiah. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kali ini menguat 137 poin ke level 11.858 per dolar AS. Rupiah akhirnya keluar dari level 12 ribuan.
Banyaknya sentimen positif jelang pengumuman data ekonomi terbaru 1 Juli ini membawa indeks saham syariah ke zona hijau.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencetak kenaikan 9,69 poin (0,44%) ke level 159,74. Transaksi perdagangan saham kali ini mencetak angka Rp 2,87 triliun dengan 119 emiten bergerak di zona hijau.
Di daftar saham-saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga terlihat adanya penguatan. Meski sempat terperosok zona merah, indeks JII menutup perdagangan dengan menguat 3,1 poin (0,48%) ke level 654,99.
Transaksi perdagangan saham kali ini mencapai 6,01 miliar saham dengan nilai Rp 1,93 triliun.
Saham-saham bluechips syariah yang menghuni daftar pencetak kenaikan tertinggi kali ini adalah:
1. UNTR, menguat Rp 350 (1,54%) ke level 23.100
2. MPPA, menguat Rp 215 (7,39%) ke level 3.125
3. JSMR, menguat Rp 175 (3,02%) ke level 5.975
4. PGAS, menguat Rp 125 (2,29%) ke level 5.575
5. EXCL, menguat Rp 100 (2,00%) ke level 5.100.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya