Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Mengawali perdagangan pertama di bulan puasa, bursa saham Indonesia bergerak positif. Pelaku pasar memanfaatkan momentum penguatan bursa Wall Street serta rupiah yang kembali bergerak positif.
Pada sesi pra pembukaan perdagangan saham, Senin, 30 Juni 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis 2,07 poin (0,04%) ke level 4.847,20. Tren penguatan IHSG masih berlangsung sampai paruh 30 menit pembukaan perdagangan.
Penguatan indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) ini juga didorong oleh aksi beli pemodal asing. Nett buy asing pagi ini tercatat sebesar Rp 33,21 miliar.
Kembali menguatnya IHSG menjadi kabar baik bagi dua indeks saham syariah di Tanah Air. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat ke level 159,16. Hingga perdagangan pukul 09.32, ISSI masih menguat 0,33 poin (0,21%) ke level 159,38.
Sebanyak 70 emiten syariah bergerak di zona hijau sementara 47 lainnya terkulas lemas di teritori negatif.
Perdagangan saham syariah kali ini tercatat mencapai 17.569 kali dengan saham beralih tangan sebanyak 5,98 miliar. Nilai transaksi perdagangan saham di sesi pagi ini mencapai Rp 476,65 miliar.
Kondisi kurang meyakinkan justru dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Dibuka menguat di level 652,50, indeks JII justru sempat tergelincir ke zona merah di posisi 651,87.
Untuk saat ini, indeks JII masih bertahan di zona hijau dan sempat mencetak posisi tertinggi 653,89. Sebanyak 13 emiten bluechips syariah bergerak menguat sementara 12 lainnya terkoreksi.
" Hingga akhir minggu lalu, pelaku pasar terlihat masih tegang dalam menanti data-data ekonomi yang akan diumumkan besok," kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam risetnya.
Pelaku pasar, lanjutnya, sepertinya masih tetap khawatir bahwa posisi Neraca Perdagangan untuk bulan Mei yang akan diumumkan besok, sepertinya masih tetap dalam posisi defisit.
Meskipun demikian, Satrio mengaku masih melihat harapan adanya sentimen positif dari pemilu yang diperkirakan bakal mampu mengangkat IHSG setidaknya untuk kembali diatas level psikologis 5000.
" Kami tetap memberikan rekomendasi Buy On Weakness untuk saham-saham yang selama ini sering bergerak naik seiring dengan menguatnya sentimen pemilu," katanya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya