Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Harga Tes PCR Dan Swab Antigen Turun. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sesuai dengan permintaan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan biaya tes swab PCR, sejumlah perusahaan mulai menyesuaikan harga pemeriksaan untuk tes tersebut. Salah satunya ditempuh PT Kimia Farma Tbk (Persero) yang menurunkan harga rapid test PCR menjadi lebih murah.
“ Dengan demikian akan semakin mudah bagi masyarakat untuk mengakses tes Covid-19 yang berujung pada perbaikan iklim Kesehatan Indonesia secara menyeluruh,” kata Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, Verdi Budidarmo, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 18 Agustus 2021.
Sekadar informasi, menurut Surat Edaran (SE) Dirjen Pelayanan Kesehatan No. HK.02.02/I/2824/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), harga baru rapid test PCR senilai Rp495 ribu untuk Jawa dan Bali serta Rp525 ribu, dikutip dari laman Kementerian Kesehatan.
Harga tes ini lebih murah 45 persen dari harga ketetapan sebelumnya, yaitu Rp900 ribu. Harga baru itu berlaku mulai 17 Agustus 2021.
Tak hanya itu, perusahaan pelat merah ini juga menurunkan harga tes swab antigen.
“ Profesionalisme akan berlaku pada seluruh klinik Kimia Farma yang menyelenggarakan tes PCR dan swab antigen. Kimia Farma siap membantu pemerintah dalam melakukan pemeriksaan atau testing Covid-19,” kata Plt. Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika (KFD), Agus Chandra.
Berikut ini rinciannya.
1. Biaya Swab PCR: Rp495 ribu
2. Biaya tes swab antigen (regular): Rp85 ribu
3. Biaya tes swab antigen (Abott Panbio): Rp125 ribu
Dream - Swab test menjadi salah satu cara untuk mendeteksi virus corona. Petugas medis mengambil cairan dari nasofaring untuk mendeteksi keberadaan virus tersebur.
Seperti terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Instagram Brigjen Pol Krishna Murti, @krishnamurti_bd19. Dalam video itu terlihat petugas medis tengah melakukan swab test kepada seorang pria.
Video ini pertama kali dibagikan oleh akun TikTok @anhxetaiofficial8386. Dalam video tersebut, petugas medis itu terlihat sedang mengambil sampel lendir di hidung bagian dalam (nasofaring).
Akan tetapi, ada hal yang disoroti oleh para netizen.

Dalam video itu terlihat petugas medis begitu lama saat mengambil sampel lendir. Alat swab pun terlihat terus diputar.
Banyak yang menyamakan cara petugas medis mengambil sampel seperti mengencangkan sekrup.
" Lagi ngencengin sekrup kali ya.. Luamaaaaa benerre," tulis Krishna Murti dalam unggahannya.
Melihat unggahan Brigjen Krishna Murti, netizen pun langsung ramai memberikan komentarnya.
" Astafirullah, sakit itu," tulis akun @mesfi_yunita.
" Kayak lagi buka baut pak 😂," sambung akun @bayu_bhagaskarakencana.
" Idungnya langsung paten...😂," imbuh akun @b0nt0t_on.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan