Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Seorang Pria Di Korea Selatan Menemukan Uang Tunai Senilai Rp1 Miliaran Di Kulkas Bekas Kimchi Yang Dibelinya Secara Online. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Ibarat mendapat durian runtuh, seorang pria di Korea Selatan ini hoki banget. Dia mendapatkan bonus yang tidak main-main ketika membeli kulkas bekas untuk kimchi.
Dikutip dari Asia One, Selasa 17 Agustus 2021, pria yang tak disebutkan namanya itu menemukan uang tunai senilai 110 juta won (Rp1,35 miliar). Uang tunai ini tersembunyi di dalam kulkas bekas kimchi yang dibelinya melalui online, seperti yang diberitakan MBC News.
Penemuan ini berlangsung pada 9 Agustus 2021. Saat itu, sang pria sedang membersihkan kulkas kimchi.
Biasanya ada orang yang sengaja menyimpan uang yang ditemukan secara tiba-tiba. Tapi, pria itu tidak.
Alih-alih menyimpan uang, pria itu justru melaporkan kepada polisi. Polisi setempat juga terheran-heran dengan penemuan ini.
“ Itu uang yang sangat banyak. Ini aneh karena kami jarang menerima kasus ini,” kata petugas polisi kepada MBC News.
Kini, kasus itu sedang diinvestigasi. Polisi masih mencari siapa yang menjual barang itu dan yang mengangkut barang tersebut.
Rupanya, penemuan uang di kulkas kimchi bukanlah yang pertama. Pada 2015, beberapa warga Korea Selatan mulai menyimpan uang tunai di kulkas kimchi untuk menghindari rendahnya bunga bank kala itu.
Jika kulkas dipenuh dengan uang kertas senilai 50 ribu won (Rp615.080), nilainya bisa lebih dari 1 miliar won (Rp12,3 miliar).
Berdasarkan ketentuan hukum di sana, kalau polisi gagal menemukan si pemilik barang hilang dalam waktu enam bulan, uang tunai ini akan menjadi milik penemu. Tentu saja dia harus membayar pajak senilai 22 persen.
Kalau pemiliknya sudah ditemukan, sang penemu akan mendapatkan kompensasi senilai 5-20 persen dari uang yang ditemukan. Tapi, kalau uang itu berasosiasi dengan kriminal, tentu uang itu akan disita untuk negara.
Dream - Acara reality show keseharian personel BTS, Run BTS, selalu dinanti para penggemarnya atau Army di seluruh dunia. Pada 15 Juni 2021 lalu, acara ini menampilkan kolaborasi BTS dengan chef Baek Jong Won, yang sangat populer di Korea Selatan (Korsel).
Mereka membuat hidangan khas Korsel yaitu Kimchi. " Kita sekarang akan membuat kimchi dan membuat sajian lain yang cocok (dimakan) dengan kimchi, lalu mencicipnya," ujar Jong Won dalam acara tersebut.
Sementara Jin, Jungkook, dan V membuat kimchi kubis berpadu sujebi, RM, J-Hope, dan Jimin memutuskan membuat kimchi daun bawang yang disajikan bersama jjajang ramen. Dengan arahan Jung Won, member BTS membuat ragam hidangan sesuai resep yang telah diberikan.

Walau bukan konten memasak pertama yang dibuat BTS, mengapa klip ini tiba-tiba jadi sorotan? Dikutip dari Allkpop, menurut media Korea, BTS terus menerus " menunjukkan kekuatan budaya Korea Selatan."
Membuat kimchi di episode terbaru variety show mereka membuat BTS dianggap sebagai " pengingat budaya tradisional" Negeri Ginseng. Konten ini dirilis di tengah kontroversi " keakuratan kepemilikan yang sah" atas pakaian tradisional Hanbok, lagu tradisional Arirang, dan kimchi.
Akhir 2020 lalu, upaya Tiongkok dan Korsel memenangkan sertifikasi internasional sayur acar berubah jadi 'perang' warganet. Tiongkok memiliki sajian Pao Cai yang disebut sebagai bagian dari Kimchi. Sementara Korsel menganggap Kimchi adalah menu asli budaya mereka.
Menurut laporan Korea Times, Kementerian Pertanian, Pangan, dan Pedesaan Korea Selatan mengatakan bahwa kimchi bukan sekadar kubis yang difermentasi. Itu merupakan bagian sentral dari budaya makanan Korea dan proses pembuatannya telah diakui sebagai standar global selama hampir dua dekade.

Rupanya, baru-baru ini Tiongkok memenangkan sertifikasi Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) untuk pao cai. Pencapaian tersebut juga dicatat sebagai standar internasional untuk industri kimchi yang dipimpin Tiongkok.
Klaim tersebut dengan cepat dibantah media Korea Selatan. " Kita harus memahami bahwa pao cai berbeda dari kimchi," sebut pihak Kementerian Pertanian, Pangan, dan Pedesaan Korea Selatan.
Laporan Asnida/ Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang