Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Bisnis Unik Karung Beras `bayi`. (foto: Mashable/Yosimiya)
Dream – Kabar kelahiran bayi menjadi kabar baik di antara berbagai kabar buruk di masa yang sulit ini. Meski begitu, kunjungan menengok bayi masih tidak memungkinkan akibat lonjakan kasus positif yang kian meningkat.
Tenang saja Sahabat Dream, orangtua di Jepang menyumbangkan solusi unik dan kreatif untuk merayakan momen bahagia. Tentu dengan tetap menaati protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah setempat.
Dilansir dari Mashable, Senin 16 Agustus 2021, pandemi Covid-19 membuat pemerintah Jepang memberlakukan pembatasan perjalanan. Ini membuat banyak orang tua merasa sulit memperkenalkan bayi mereka kepada kerabatnya.
Alhasil, timbulah tren—sekaligus bisnis—unik ini. Para orang tua mengirimkan “ hantaran” berupa karung beras. Karung ini dibuat semirip mungkin dengan bayinya.
Tak hanya itu, karung beras tersebut juga dicetak dengan wajah dan nama bayi di bagian depan.
Terbuat dari kertas jepang, permukaan karung beras kemudian hadir dalam berbagai desain. Barang ini terasa lembut ketika disentuh.
Bisnis unik ini menimbulkan fenomena “ dakigokochi”, yaitu berpura-pura menggendong bayi. Karung beras itu dibalut dengan selimut. Seolah-olah seperti menggendong bayi sungguhan.
Harganya “ hantaran” unik ini bervariasi. Ada yang mengenakan biaya 1 yen (Rp131,06) untuk setiap gram paket seberat 3,5 kg.
Ada juga yang langsung mematok paket 3,5 kg seharga 3.500 yen (Rp456 ribu).
(Laporan: Angela Irena Mihardja)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya