Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BNI Syariah Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp94,48 Miliar Pada Maret 2018. (Foto: Ahad.co.id)
Dream – PT BNI Syariah membukukan laba bersih Rp94,48 miliar hingga akhir kuartal I-2018 atau 31 Maret 2018. Pencapaian anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk itu meningkat 21,69 persen dibandingkan periode setahun lalu sebesar Rp77,64 miliar.
Aset perusahaan pada akhir kuartal tersebut juga naik 29,7 persen menjadi Rp38,54 triliun.
“ Dengan semangat ber-Hasanah pada 2018, kami bersyukur kinerja BNI Syariah triwulan I berjalan dengan baik,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 24 April 2018.
Firman berkata pertumbuhan laba ini didorong oleh ekspansi pembiayaan yang didukung oleh kualitas pembiayaan yang terjaga. Di samping itu, efisiensi operasional juga terus membaik.
BNI Syariah juga melaporkan kegiatan bisnis pembiayaan perusahaan juga tercatat naik 11,7 persen menjadi Rp23,75 triliun. Komposisi pembiayaan disumbang sektor konsumer sebesar Rp12,19 triliun, UKM Rp5,15 triliun, mikro Rp1,43 triliun, dan komersial Rp4,58 triliun.
“ Dalam menyalurkan pembiayaan, BNI Syariah menjaga kualitas pembiayaan. Pada Maret 2018, rasio non performing financing (NPF) BNI Syariah sebesar 3,18 persen, di bawah rata-rata industri yang mencapai 5,21 persen,” kata dia.
Firman mengatakan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp32,95 triliun. Angkanya naik 27,66 persen dengan jumlah nasabah sebanyak 2,6 juta.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya