Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sahabat Dream Sudah Melaporkan SPT Belum? (Foto: Merdeka.com)
Dream – Sahabat Dream pernah gagal ketika melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak (SPT) secara online? Yakin sudah mengisi formulir SPT dengan benar dan sesuai bukti potong perusahaan, saat mengirimkan ternyata gagal terus?
Hmmm, bisa jadi masalah yang kamu hadapi ada saat pengisian data harta yang dimiliki.
Ini juga dialami oleh seorang wajib pajak (WP) bernama Dwi Ratih.
“ Jadi, tuh, awalnya aku mengisi sendiri di rumah. Tapi, gagal terus karena kurang bayar gitu,” kata Ratih ketika dihubungi Dream, Kamis 15 Maret 2018.
Untuk diketahui, banyak orang yang melewatkan bagian input data harta karena menganggap takkan berpengaruh saat pengisian SPT.
Terus-menerus gagal, Dwi akhirnya memutuskan mendatangi Kantor Pajak Pratama (KPP) di Tebet, Jakarta Selatan. Kebingungannya pun akhirnya terjawab.
Dwi rupanya luput mengisi kolom harta dalam SPT tersebut. Hal ini diketahui dari penjelasan petugas pajak yang membantunya mengisi pelaporan SPT secara online.
“ Rupanya, kolom harta nggak aku isi. Kata mas-masnya KPP, (kolom harta) harus diisi at least 1 benda. Ya udah, aku isi handphone,” kata Ratih.
Benarkah demikian?
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP), Hestu Yoga Saksama, membenarkan hal itu.
“ SPT itu melaporkan dua hal, yaitu penghasilan beserta pajaknya serta daftar harta dan utangnya. Dua komponen itu harus terisi sesuai dengan kondisi riilnya,” kata dia ketika dihubungi Dream.
Hestu mengatakan tak mungkin WP tidak memiliki harta. Misalnya, WP hanya memiliki tabungan dengan saldo Rp5 juta dan dia harus mengisi kolom harta dengan tabungan.
“ Misalnya, kalau orang punya sepeda motor, isi saja sepeda motor. Adanya handphone, isi aja handphone. (Kolom harta) wajib diisi,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya