Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Tarif pesawat pada libur Hari Raya Idul Adha ini juga mengalami kenaikan. Di kawasan Timur Tengah misalnya, terjadi kenaikan tarif pesawat.
Berdasarkan laporan dari Travel Al Futtaim, Jumat, 3 Oktober 2014, terjadi kenaikan tarif pesawat hingga 40 persen ke beberapa tujuan populer selama libur Idul Adha tahun ini.
Mickey Bhatia, Manajer Umum perusahaan travel itu menyatakan tiket pesawat ke India naik dari Dh 1.000-1.350 menjadi Dh 1.800-2.200.
Hal ini karena besarnya permintaan ke wilayah tersebut. Banyak warga Uni Emirat Arab bersama keluarganya berkunjung ke India.
Selain itu, ada beberapa tujuan lain yang mengalami kenaikan tarif tiket seperti Londong, Pakistan, Sri Lanka, Nepal, Hong Kong, dan China.
" Saya benar-benar terkejut, destinasi seperti Istanbul dan Yordania justru menjatuhkan harga tiketnya. Mungkin mereka menyadari bahwa Uni Emirat Arab merupakan pasar internasional yang besar sehingga ingin menarik wisatawan dari sini," ujarnya.
Bhatia menambahkan, Thailand dan Singapura merupakan tujuan yang paling dituntut memiliki kenyamanan dalam perjalanan. Pasalnya, untuk ke negara ini, harga tiketnya meningkat hingga Dh 400. Namun, Amerika Utara tidak begitu diminati selama liburan kali ini karena letak geografisnya.
" Mereka tidak pergi ke Amerika selama libur Idul Adha karena letaknya yang jauh. Warga Timur Tengah ke sana bila musim panas, setidaknya membutuhkan waktu dua minggu untuk berwisata ke benua Amerika," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Presiden Senior Bagian Pengembangan Bisnis, portal perjalanan Cleartrip.ae, Tarique Khatri menyatakan harga tiket pesawat akan tetap tinggi hingga Oktober mendatang.
" Biasanya selama libur Idul Adha banyak warga pendatang pulang kampung sehingga tujuan seperti Beirut, Amman, dan Mesir sangat populer. Banyak orang juga mengambil perjalanan liburan ke tempat-tempat seperti Kuala Lumpur, Phuket, dan Maladewa," tandas Khatri. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya