Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham Indonesia mulai melawan laju pelemahan setelah kemarin terhempas ke level 5.000. Pemodal lokal kembali melirik saham-saham pilihan yang memang telah terkoreksi cukup dalam.
Penguatan indeks bursa saham Indonesia kali ini berbanding terbalik dengan gerak bursa Jepang dan Hong Kong yang masih terpuruk di zona merah. Hang Seng tercatat melemah 1,13 persen sementara Nikkei Jepang 0,22%
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jumat, 3 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak menguat dengan naik 8,86 poin (0,18%) ke level 5.009,67
Kenaikan disokong oleh menguatnya harga saham dari 19 emiten sementara 13 lainnya melemah
Transaksi perdagangan saham di awal sesi ini mencapai 53,201 saham dengan nilai Rp 27,71 miliar. Pemodal asing tampaknya masih kurang yakin masuk pasar modal Indonesia dengan mencatatkan nett sell sekitar Rp 12 miliar.
Laju penguatan IHSG masih berlanjut di sesi pembukaan setelah kembali menguat 9.09 poin (0,18%) ke level 5.009,90. Hingga 15 menit waktu perdagangan saham, IHSG bahkan masih terus melaju di zona hijau.
Seluruh indeks sektor saham juga bergerak di zona hijau. Penguatan tertinggi dialami emiten sektor industri aneka 1,17 persen diikuti infrastruktur 0,57 persen dan keuangan 0,51 persen.
Laju penguatan saham juga menjalar ke dua indeks saham syariah di lantai bursa. Indeks saham syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,43 poin (0,27%) ke level 161,93.
Meski sedikit melemah di sesi pembukaan, indeks ISSI masih terus berjalan di zona hijau. ISSI mengawali sesi ini dengan menguat 0,37 poin (0,23%) ke level 161,87.
Kenaikan indeks acuan saham syariah ini ditopang oleh menguatnya harga saham dari 16 emiten syariah. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 11,61 miliar dari aksi jual beli terhadap 34.917 saham.
Kondisi yang sama dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang menguat 2,81 poin (0,42%) ke level 664,51.
Di sesi pembukaan, JII kembali naik 2,36 poin (0,36%) ke 664,06. Kenaikan saham ditopang menguatnya harga saham dari 14 saham bluechips syariah sementara 11 lainnya melemah.
Menguatnya indeks bursa saham Indonesia tak terlepas dari aksi beli pemodal lokal yang melihat harga saham cukup menarik untuk dikoleksi.
Pelaku pasar kemarin memang sempat terpengaruh dengan perkembangan politik nasional yang semakin memanas. Ditambah lagi, pelaku pasar tak mendapatkan sinyal positif apapun dari dalam dan luar negeri.
Head Research Woori Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam ulasannya menduga koreksi indeks saham kemarin terjadi karena imbas pelemahan laju sejumlah bursa saham global setelah data ekonomi AS dan Eropa menunjukan penurunan.
Kondisi ini diperburuk dengan pemberitaan negatif hasil sidang pemilihan susunan DPR.
" Meski kami mencoba mengesampingkan sentimen hasil sidang tersebut, namun secara psikologis tentu lebih mempengaruhi mood pelaku pasar untuk bertransaksi," katanya.
Pada perdagangan jelang libur akhir pekan ini, IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan jika tidak ada sentimen positif dan laju bursa saham global masih melemah.
IHSG diperkirakan berada di rentang support 4988-4990 dan resisten 5050-5110.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya