Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indonesia mencatat deflasi 0,09 persen sepanjang Februari 2016. Penurunan harga bahan makanan menjadi pemicu utama.
Mengutip keterangan tertulis BPS, Selasa, 1 Maret 2016, Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan lalu mencapai 123,51. Dari 82 kota yang disurvei, sebanyak 52 kota mengalami deflasi dan sisanya masih mencatat inflasi.
BPS melaporkan kelompok bahan makanan menunjukan penurunan harga 0,58 persen, disusul kelompok perumahan, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,45 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,15 persen.
Sementara kelompok pengeluaran yang mencetak inflasi yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,63 persen, kelompok sandang 0,64 persen, kelompok kesehatan 0,26 persen, dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,06 persen.
Dengan pencapaian hingga Februari, tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Februari 2016) mencapai 0,42 persen. Sementara inflasi tahunan (februari 2016 terhadap Februari 2015) sebesar 4,42 persen.
Komponen inti pada Februari 2016 masih mencetak inflasi sebesar 0,31 persen dengan tingkat inflasi tahun kalender 0,60 persen.
Seperti diketahui, PT PLN pada 5 Januari 2016 memang memutuskan menurunkan tarif listrik. Penurunan juga dilakukan pemerintah untuk harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya