Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Generasi Muda Kini Mulai Mempertimbangkan Sukuk Sebagai Alat Investasi. (Foto: Shutterstock)
Dream – Generasi milenial mulai melirik sukuk sebagai instrumen investasi. Salah satunya adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel, ST-003.
Data PT Bank Syariah Mandiri mencatat investor yang memesan ST-003 melalui mereka mencapai 26,5 persen. Investor muda berusia 26—35 tahun sebesar 22,5 persen dan investor milenial 6 persen.
“ Kami senang anak muda melirik instrumen sukuk,” kata Senior Executive Vice President (SEVP) PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah), Anton Sukarna, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 4 Maret 2019.
Anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (Persero) ini merupakan salah satu mitra distribusi sukuk ST-003. Pemesanan yang dilakukan online melalui Mandiri Syariah Netbanking mengalami kelebihan pemesanan dari target Rp200 miliar.
Total pemesanan instrumen keuangan syariah ini mencapai Rp374 miliar. Investasi anak muda dan milenial sekitar Rp29 miliar dari total pemesanan.
“ Investasi ST003 merupakan yang pertama bagi Mandiri Syariah yang pemesanannya dilakukan secara online,” kata Anton.
Anton mengatakan rata-rata investasi nominal Rp250 juta per orang dengan beragam profesi. Yang terbanyak adalah pegawai swasta sebesar 60,42 persen. Kemudian, ada juga ibu rumah tangga, pensiunan, profesional hingga pelajar dan mahasiswa.
Jumlah investor yang memesan melalui Mandiri Syariah sekitar 10% dari total investor yang membeli ST-003. Investor yang paling banyak ada di Jawa.
“ Untuk instrumen investasi ini, kami lebih memfokuskan kepada segmen nasabah priority. Namun, ternyata banyak juga nasabah ritel non priority kami yang tertarik dengan investasi sukuk ini termasuk kaum muda,” kata dia.
Bagi bank syariah penerbitan sukuk menjadi pelengkap instrumen investasi bagi nasabah. Dari sisi dana bank selama ini meski dengan penerbitan sukuk, dana pihak ketiga (DPK) tetap bertumbuh. Sebagian nasabah datang dengan membawa dana fresh dari luar dan sebagian menggunakan dana yang sudah ada di bank.
Setelah ditunjuk sebagai mitra distributor ST003, Mandiri Syariah kembali ditunjuk Pemerintah sebagai mitra SR011.
“ Alhamdullilah, kami kembali memperoleh kepercayaan Pemerintah sebagai agen penjual Sukuk Ritel sejak pertama kali terbit yaitu dari seri SR-001 hingga yang terbaru ini, seri SR-011,” kata dia.
Berbeda dengan ST003 yang pemesanannya dilakukan secara online, masyarakat dapat memesan langsung SR011 melalui Kantor Cabang Mandiri Syariah di seluruh Indonesia selama periode 1—19 Maret 2019.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya