Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
PNS Di Kantor Gubernur DKI Jakarta (Antarafoto.com)
Dream - Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih berleha-leha selama bekerja sebaiknya segera mengubah kebiasaannya. Peringatan keras bahkan disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Yuddy Chrisnandi.
Peningkatan profesionalisme pada Aparatur Sipil Negara (ASN) bahkan sudah tak bisa ditawar lagi demi mewujudkan mimpi pemerintah kelas dunia 2025.
“ Peningkatan profesionalisme ASN sudah tidak dapat ditawar lagi. Kita sudah tidak bisa lagi mentoleransi PNS yang asal kerja saja,” kata Yuddy mengutip laman Menpan.go.id, Selasa, 8 Maret 2016.
Yuddy menegaskan, setiap PNS dituntut memberikan konstribusi kinerja yang jelas dan terukur kepada organisasnya. Dengan cara ini, akan terwujud standarisasi kompetensi sehingga jabatan yang sama di berbagai daerah akan memiliki kualitas dan kapasitas yang setara.
Birokrasi, lanjutnya, juga dituntu harus tetap disiplin untuk mewujudkan kinerja yang bermanfaat bagi masyarakat. Sekaligus tetap memperhatikan tuntutan global yang seringkali perubahannya begitu cepat.
Selain tuntutan bagi para PNS, Yuddy juga berjanji akan menyelesaikan berbagai tugas yang menjadi kewajiban kementeriannya. Dalam meningkatkan profesionalisme ASN, Kementerian PANRB diantaranya terus mengupayakan penyelesaian peraturan pelaksanaan Undang-undang ASN, moratorium penerimaan CPNS, pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya