Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Negara Ini Larang Orang Asing Membuat Roti

Reporter : Syahid Latif
Senin, 29 September 2014 08:29
Negara Ini Larang Orang Asing Membuat Roti
Larangan orang asing bekerja di perusahaan roti dikhawatirkan akan mengancam kelangsungan bisnis tersebut

Dream - Pemerintah Arab Saudi sangat serius dalam upayanya menjaring penduduk lokal untuk bekerja di sektor-sektor tertentu. Apapun cara ditempuh untuk membuat pengangguran Saudi berkurang. Bahkan bila perlu melarang pekerja asing bekerja di sektor tertentu.

Langkah inilah yang tengah dilakukan Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) Arab Saudi yang akan memasukkan perusahaan atau toko roti dalam program Nitaqat atau Saudisasi pekerja.

Mengutip laporan Arabnews, Senin, 29 September 2014, Tayseer Al-Mufrej, pejabat dari Depnaker Saudi, mengatakan tingkat nasionalisasi pekerja di bisnis roti merupakan yang terendah. Menurut aturan program Nitaqat perusahaan atau roti harus memperkerjakan antara lima hingga 13 persen pekerja Saudi, tergantung pada ukuran perusahaan atau toko.

Sayang upaya pemerintah Saudi ini tampaknya kurang disetujui pelaku usaha. Komite Nasional untuk Perusahaan dan Toko Roti di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Saudi telah menyuarakan keprihatinan tentang keputusan baru tersebut.

Para pelaku usaha menilai kebijakan baru itu akan menyebabkan banyak perusahaan atau toko roti tutup karena akan menderita kekurangan tenaga kerja.

Fahd Salman, salah seorang pengusaha Kadin Saudi, mengatakan 574 perusahaan roti telah ditutup selama lima tahun terakhir di wilayah Riyadh saja. Artinya, ada penutupan perusahaan roti sebanyak 150 perusahaan per tahun.

Beri Komentar