Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Muslimah AS Menyiapkan Makanan Untuk Dibagikan Dalam Kegiatan Amal (sumber: Http://www.vosizneias.com/)
Dream - Lembaga amal Indonesia tak hanya berkiprah di tingkat nasional tapi mulai banyak yang merambah luar negeri. LAZISMU yang merupakan lembaga penghimpun zakat bahkan telah menargetkan pembukaan 10 kantor cabang di luar negeri setiap tahun.
Untuk tahun ini, LAZISMU telah membuka 4 kantor cabang di luar negeri dan akan menambah 6 kantor cabang lagi. Demikian disampaikan Direktur Utama Khoirul Muttaqin saat ditemui di Jakarta.
" Yang sudah dibuka itu di Kuala Lumpur, Singapura, Taiwan, Kairo, sebentar lagi di Jepang. Nanti akan dibuka lagi di Amerika Serikat, Australia, Hongkong, Paris, dan Belanda. Targetnya 10 kantor setiap tahun," ungkapnya.
Khoirul mengaku pembukaan kantor cabang di luar negeri hampir tak menemui hambatan sama sekali. Kesulitan hanya terletak pada memperkenalkan lembaga ini di negara-negara non-Muslim.
" Muhammadiyah sendiri sudah merupakan lembaga yang legal di negara-negara itu, kita sudah melakukan pendekatan dengan Duta Besar dan kementerian. Hanya saja untuk negara non-Muslim memang ada kendala, tetapi kita melakukukan pendekatan secara kemanusiaan, jadi lebih ke charity dibandingkan sebagai ibadah umat Islam," paparnya.
Menurut Khoirul, pemilihan lokasi pembukaan kantor cabang ditentukan dari banyaknya anggota Muhammadiyah dan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berdomisili di negara tujuan.
Sementara untuk negara-negara yang belum memiliki kantor cabang LAZIS, donasi untuk kurban dan sedekah lainnya masih dilakukan para sukarelawan LAZISMU di negara tersebut, serta bantuan pihak Kedutaan Besar.
" Jadi ada relawan, tetapi seperti negara kaya Qatar dan Kuwait yang tidak ada penerima kurbannya, kita bermitra dengan pihak Kedubes," tandas Khoirul.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
