Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Masalah perkotaan tidak pernah selesai tanpa inovasi. Inilah yang disampaikan Peraih Nobel Perdamaian dan Pendiri bank Grameen, Mohammad Yunus dalam New Cities Summit ke-4 yang dilaksanakan di Jakarta.
“ Kita dapat menciptakan kerangka yang benar-benar baru untuk menciptakan sebuah peradaban yang baru,” ujar Yunus dalam keterangan pers New Cities Summit, Kamis, 11 Juni 2015.
Yunus berharap inovasi teknologi dan kekuatan para pemuda di seluruh dunia akan membuat perbedaan yang penting.
Pidato Yunus merupakan bagian dari rangkaian diskusi yang dinamis seputar tema “ Memanfaatkan Momentum Perkotaan: Kota-Kota di Pusat Pertumbuhan dan Pembangunan”.
Acara ini mengumpulkan lebih dari 80 pembicara dari berbagai bidang termasuk pemerintahan, teknologi, mobilitas dan infrastruktur, keuangan, arsitektur, desain, perencanaan kota, seni dan budaya.
Benang merah dari diskusi ini adalah adanya kebutuhan untuk mengidentifikasi dan mendukung solusi inovatif dan yang berada di level grassroots untuk menjawab tantangan perkotaan yang selalu muncul.
Sekitar 800 pemimpin dan ahli perkotaan dari 50 negara telah menutup diskusi hangat selama 3 hari dalam acara tahunan New Cities Summit yang ke-4. New Cities Summit adalah acara global terkemuka yang berfokus pada masa depan perkotaan. Pertemuan di Jakarta merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Asia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya