Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperluas pelaksanaan Program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif), termasuk melalui industri perbankan syariah.
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad yang hadir dalam peresmian program Laku Pandai BRI Syariah di Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kediri, Lombok Barat menyatakan program ini bisa membantu bank syariah dalam memperluas jangkauannya. Program bank tanpa kantor milik BRISyariah ini menjadi yang pertama dilakukan bank syariah di Tanah Air.
“ Laku Pandai akan memudahkan masyarakat di daerah terpencil untuk mengakses layanan dan produk keuangan tanpa perlu datang ke kantor bank, sehingga program ini bisa diandalkan oleh bank untuk memperluas jangkauannya hingga ke daerah. Saya ingin langkah BRISyariah ini diikuti perbankan syariah lainnya,” tegas Muliaman.
Program Laku Pandai sebelumnya sudah banyak diadopsi bank konvensional. Sejak diluncurkan pada Maret 2015 hingga September, empat bank konvensional yang menerapkan program ini sudah memiliki sekitar 30 ribu agen dan jumlah rekening 1.055.176 dan saldo Rp 45,6 miliar.
Sementara data penabung di Simpel, yang baru diluncurkan pada 14 Juni 2015, sudah 26 bank ikut berpartisipasi dengan jumlah peserta 1.639 sekolah/madrasah/pondok pesantren, dan jumlah rekening mencapai 375.222 dengan saldo Rp21,08 miliar.
BRI Syariah memberikan nama layanan ini BRIS SMART (Sarana Menghadirkan Bank Syariah Terdekat) dan ditujukan untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat yang belum mengenal atau menggunakan layanan perbankan melalui kemudahan layanan keuangan syariah dimana saja, tanpa harus terikat dengan kantor cabang bank.
Peresmian Laku Pandai BRISyariah di Pondok Pesantren Nurul Hakim ini dilakukan sekaligus dengan aktifasi Program Simpanan Pelajar (Simpel) BRISyariah di kota Mataram yang menandai sinergi pelaksanaan Laku Pandai dan Simpel di satu agen bank Laku Pandai untuk menunjukkan bahwa tabungan pelajar dan transaksi lainnya bisa dilakukan dengan mudah di agen Laku Pandai.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya