Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bank Indonesia (BI) memberikan anugerah penghargaan kepada bank dan perusahaan pelapor terbaik Lalu Lintas Devisa (LLD), Devisa Hasil Ekspor (DHE), Sistem Informasi Debitur (SID) dan Laporan Bulanan Bank Umum (LBU) pada acara Temu Akhir Tahun (TAT) Senin, 14 Desember 2015 di Jakarta.
Gelaran anugerah penghargaan pada TAT ini telah dilaksanakan lebih dari 10 tahun.
Ini sebagai bentuk apresiasi Bank Indonesia kepada bank/perusahaan pelapor LLD, DHE, SID, dan LBU. Sekaligus sebagai wadah pertukaran informasi antar pengambil kebijakan dan pelaku usaha, serta antar sesama pengusaha untuk saling menggali potensi untuk bersinergi dan bermitra kerja.
Penentuan pelapor terbaik dilakukan dengan mencermati kinerja pelapor setiap tahun. Adapun kriteria umum penilaian antara lain terkait kepatuhan terhadap ketentuan BI, kualitas dan kuantitas data, ketepatan penyampaian laporan, serta kerjasama dan kecepatan respon petugas pelapor terkait kepatuhan terhadap ketentuan BI.
Penentuan eksportir terbaik untuk pelaporan DHE menggunakan kriteria jumlah atau nilai DHE yang diterima, rasio nilai DHE terhadap Freight on Board (FOB), Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang sesuai (matched), rasio kelengkapan dokumen pendukung PEB, dan pernah/tidaknya eksportir dikenakan sanksi.
Adapun pelapor terbaik untuk pelaporan ULN ditentukan berdasarkan ketaatan pelaporan Kegiatan Penerapan Prinsip Kehati-Hatian (KPPK), pemenuhan rasio hedging, jumlah outstanding ULN, jumlah referensi ULN dan ketepatan waktu penyampaian laporan.
Sementara itu, untuk penetapan bank sebagai pelapor terbaik ditentukan antara lain berdasarkan kepatuhan terhadap ketentuan pelaporan DHE, LLD, LBU, dan SID. Pada tahun ini Bank Indonesia juga memberikan penghargaan khusus kepada 3 (tiga) eksportir berkinerja baik yang beroperasi di wilayah yang terkena dampak kabut asap di Sumatera dan Kalimantan.
Penyerahan anugerah penghargaan disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Darmin Nasution, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Bambang Brodjonegoro, pejabat Kementerian dan lembaga negara, lembaga keuangan, asosiasi dan perusahaan.
Berikut para pemenang anugerah BI sebagai pelapor terbaik yang dikutip dari situs Bank Indonesia, Senin, 14 Desember 2015.
I. Pelaporan Kepatuhan Eksportir Pelapor Devisa Hasil Ekspor:
Terbaik 1: PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia;
Terbaik 2: BP Berau Ltd;
Terbaik 3: PT. Sari Dumai Sejati
II. Pelaporan Kepatuhan perusahaan non lembaga keuangan atas pelaporan ULN:
Terbaik 1: PT. Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry
Terbaik 2: PT. Multistrada Arah Sarana, Tbk
Terbaik 3: PT. Sanyo Jaya Components Indonesia
III. Pelaporan Kepatuhan Bank Pelapor (DHE-LLD-LBU-SID):
Terbaik 1: PT. Bank Central Asia, Tbk
Terbaik 2: PT. Bank Pan Indonesia Bank, Tbk
Terbaik 3: The Bank Of Tokyo Mitsubishi UFJ, Ltd
IV. Penghargaan Khusus
a. PT. Aneka Bumi Pratama
b. PT. Kayan Putra Utama Coal
c. PT. Buana Wiralestari Mas
(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya