Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Suriname Ingin Belajar Perbankan Syariah Dari Indonesia. (Foto: Pixabay)
Dream – Delegasi pemerintah Suriname berharap bisa mempelajari sistem perbankan syariah dalam kunjungannya ke Indonesia. Suriname ingin menjadikan Indonesia sebagai “ kiblat” bank syariah.
Deputi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Pungki Sumadi, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Senin 4 Juni 2018 menjelaskan delegaasi Suriname terkesan dengan jumlah nasabah bank syariah di Indonesia yang cukup besar, mencapai 23 juta nasabah.
“ Mereka tuh bingung, penduduk kami (maksudnya, Suriname) saja tidak begitu,” kata dia.
Pungki mengatakan selain pengelolaan bank sampai pembiayaan syariah, Suriname juga ingin mempelajari strategi perlindungan konsumen.
Kerjasama ini tak hanya mengntungkan Suriname. Pungki mengaku tak tertutup kemungkinan Indonesia bisa mengembangkan sayapnya ke perbankan syariah di Suriname. Apalagi, negara ini meminta Indonesia untuk berinvestasi di sektor perbankan syariah.
Duta Besar Indonesia untuk Suriname, Dominicus Supratikto, mengungkapkan Suriname baru memiliki satu bank syariah. Bank tersebut dimiliki oleh orang keturunan Jawa.
Dominicus mengatakan peluang kerja sama bisa digunakan untuk memberdayakan masyarakat Jawa di Suriname. Tak hanya itu, dia melihat bank syariah di Suriname juga bisa menjangkau pasar Karibia.
“ Targetnya tidak hanya untuk Surinamem tapi targetnya adalah pasar Karibia dan targetnya adalah bahwa perbankan syariah ini bisa menjadi alternative sumber pembiayaan, tidak hanya bank-bank konvensional. Ini yang menjadi dasar mereka untuk membuka bisnis di bidang perbankan syariah,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya