Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pelaku Pasar Panik, Bursa Saham Indonesia Terkapar

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 9 Juni 2015 16:21
Pelaku Pasar Panik, Bursa Saham Indonesia Terkapar
Indeks ISSI dan JII tak mampu melawan aksi jual asing yang mencetak nett sell di atas Rp 1 triliun. IHSG bahkan terpangkas hingga 115 poin.

Dream - Investor lokal dilanda kepanikan. Aksi jual besar-besaran pemodal asing membuat pasar modal Indonesia terjun bebas.

Tanpa terduga asing menggelar aksi lepas saham dengan nett sell hingga Rp 1,01 triliun.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk 115,110 poin (2,30%) ke level 4.899,882. Penutupan ini menandai terjungkalnya IHSG dari level psikologis 5.000.

Sepanjang perdagangan saham, pasar modal Indonesia memang nyaris tanpa sentimen positif. Terlihat dari laju IHSG yang terpuruk di zona merah.

IHSG hanya sanggup menembus level tertinggi di zona merah di level 5.002,546. Sebaliknya, posisi terendah IHSG dicapai do 4.852,764.

Aksi jual pelaku pasar memaksa 277 emiten mengakhiri perdagangan di zona merah. Beruntung masih ada 56 emiten yang bergerak menguat dan 58 lainnya bertahan stagnan.

Transaksi perdagangan saham cukup marak dengan mencetak angka Rp 7,53 triliun. Sebanyak 58,75 miliar jadi objek transaksi pelaku pasar.

Kepanikan pelaku pasar menjalar ke saham-saham bluechips syariah. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terpangkas 3,561 poin (2,22%) ke level 157,416.

Pelaku pasar melepas 165 emiten syariah ke zona negatif. Hanya ada 25 emiten yang jadi buruan dan 34 lainnya bertahan stagnan.

Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 4,83 triliun dengan 44,23 miliar saham yang beralihtangan.

Beda dengan IHSG, indeks acuan saham syariah ini sempat menembus zona hijau di awal perdagangan. Namun besarnya tekanan jual tak sanggup menyelamatkan ISSI dari pelemahannya.

Kondisi lebih berat dialami saham-saham bluechips syariah. Hanya menyisakan satu emiten di zona hijau, indeks Jakarta Islamic Index (JII) terpangkas 17,167 poin (2,56%) ke level 655,700.

Indeks JII dilanda aksi jual dengan 28 emiten melemah ke zona merah. Dan 1 lainnya bertahan stagnan.

Beri Komentar