Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Joko Widodo telah menandatangani Instruksi Presiden tentang penghematan di Kementerian atau Lembaga. Melalui Instruksi Presiden tersebut, anggaran negara sebesar Rp64,71 triliun berhasil dihemat.
Dikutip Dream dari laman setkab.go.id, Senin 29 Agustus 2016, melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Langkah-langkah Penghematan Belanja Kementerian/ Lembaga dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran dan Belanja Negara Perubahan Tahun Anggaran 2016 itu, ada sejumlah pos yang dihemat.
Pos-pos tersebut antara lain biaya honor dan perjalanan dinas, paket meeting, langganan daya dan jasa, serta honorarium tim/ kegiatan. Tak hanya itu, pemerintah juga mengetatkan biaya rapat, iklan, operasional kantor, pemeliharaan gedung, hingga pengadaan kendaraan.
Menurut diktum ke empat Inpres tersebut, “ Penghematan tidak dilakukan terhadap anggaran yang bersumber dari pinjaman dan hibah, rupiah murni pendamping kecuali tidak dapat dilaksanakan sampai dengan akhir tahun anggaran 2016, dan anggaran yang bersumber dari penerimaan negara bukan pajak badan layanan umum kecuali yang disetor ke kas negara tahun anggaran 2016.”
Lewat Inpresi ini, Jokowi meminta Menteri Keuangan, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, dan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuanan, untuk mengoordinasikan penghematan anggaran dengan cara blokir mandiri dan menunda pencairan kegiatan yang terkena penghematan.
“ Selanjutnya, Menteri Keuangan melaporkan pelaksanaan kepada Presiden,” kata Jokowi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya