Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia mencetak kenaikan usai munculnya sentimen rebound harga minyak mentah dunia. Pemodal pun mencoba berspekulasi dengan kembali masuk lantai bursa.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 15 Januari 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 20,766 poin (0,40%) ke level 5.180,43.
IHSG kembali melanjutkan upayanya mendaki zona hijau dengan menguat 24,168 poin (0,40%) ke level 5.180,51 di sesi pembukaan.
Sebagian besar indeks saham acuan yang kemarin ditutup melemah juga mulai berangsur-angsur menguat.
Di awal perdagangan ini, sebanyak 93 saham berhasil menguat dan mengangkat IHSG ke zona hijau. Sayang, masih ada 29 saham melemah dan 51 saham lainnya stagnan.
Langkah investor yang berhati-hati mencermati sentimen pasar membuat lantai bursa relatif sepi perdagangan. Dengan mencatat volume perdagangan 371 juta saham, lantai bursa dibanjiri dana sekitar Rp 271 miliar.
Pada pagi ini, investor asing melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 9 miliar.
Indeks sektor saham aneka industri memimpin penguatan sebesar 0,87 persen, disusul agribisnis 0,87 persen, dan keuangan 0,71 persen.
Kembali pemodal ke lantai bursa juga mengangkat indeks saham syariah ke zona hijau. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini mengawali perdagangan dengan menguat ke level 166,72.
Hingga 40 menit waktu perdagangan, ISSI masih terus bergerak positif dengan mencetak kenaikan 0,744 poin (0,45%) ke level 166,77.
Sebanyak 86 emiten syariah telah beranjak ke zona positif sedangakn 48 lainnya masih tertinggal di teritori merah.
Transaksi perdagangan saham syariah mencapai 8,42 miliar dengan nilai Rp 853 miliar.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga tak ingin ketinggalan menguat. JII pagi ini dibua menguat ke level 685,71.
Sama dengan ISSI, indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini terus bergerak menguat hingga 40 menit waktu perdagangan. JII tercatat menguat 3,793 poin (0,56%) ke level 685,45.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya