Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Penerbitan Sukuk Diharapkan Bisa Mendorong Keuangan Syariah.
Dream – Mayoritas pertumbuhan keuangan syariah diprediksi datang dari pasar modal yang berkaitan dengan sukuk. Dominasi Malaysia dan negara teluk bakal menjadi motor bisnis surat utang syariah tersebut.
“ Saat ini, sukuk menjadi komponen yang paling umum pasar modal, khususnya pasar modal syariah seperti Malaysia dan Uni Emirat Arab,” kata Global Head of Islamic Origination Standard Chartered Saadiq, Ahsan Ali, di Dubai, dilansir dari Gulf News, Senin 7 November 2016.
Ali mengatakan Malaysia mendominasi pasar sukuk dalam negeri, sedangkan negara-negara Teluk memimpin penerbitan sukuk global. Rencana penerbitan sukuk yang sehat diharapkan bisa mendorong banyak pihak yang menerbitkan sukuk pada tahun depan.
Khusus negara Teluk, kata Ali, tumbuhnya kebutuhan pendanaan dari pemerintah, entitas pemerintah, perusahaan, dan lembaga keuangan, diprediksi bisa meningkatkan permintaan sukuk di pasar modal negara Teluk di masa depan. Meskipun pasar modal di kawasan tersebut didominasi oleh obligasi konvensional, dia mengharapkan emiten negara Teluk bisa turut menerbitkan sukuk di samping surat utang konvensional.
“ Mayoritas penerbitan instrumen keuangan di pasar modal didominasi oleh pemerintah, perusahaan pemerintah, lembaga keuangan. Sementara pemerintah di negara pengekspor minyak akan mencari pasar untuk kebutuhan pembiayaan, permintaan dari lembaga keuangan didorong oleh kebutuhan likuiditas,” kata dia.
Sekadar informasi, sukuk tumbuh secara moderat sejak pada 2015 dan diharapkan stabil pada tahun ini dan tahun 2017. Hal ini dikatakan oleh lembaga pemeringkat, Moody’s dan Standard&Poor’s. Pasar sukuk mengalami koreksi pada 2015 ketika bank sentral Malaysia, Bank Negara Malaysia berhenti menerbitkan sukuk berjangka pendek dan beralih kepada instrumen keuangan lainnya untuk mengatur likuiditas institusi keuangan syariah.(Sah)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
