Ilustrasi.
Dream – Pemerintah Djibouti melirik surat utang syariah (sukuk) untuk mencari pendanaan infrastruktur. Pemerintah ini sedang menggodok kerangka kerja penerbitan surat utang syariah ini.
Dilansir dari Zawya, Jumat 4 November 2016, Gubernur Bank Sentral Djibouti, Ahmed Osman, mengatakan pihaknya telah membentuk tim yang terdiri dari lima orang untuk membantu pengembangan sektor keuangan ini.
Osman mengatakan keuangan syariah bisa meningkatkan persepsi nasabah terhadap industri keuangan dan memberikan kejelasan kontrak dalam pembiayaan di mana keuangan syariah ini melarang bunga (riba) dan ketidakpastian.
Untuk mematangkan rencana penerbitan sukuk negara, pihak bank sentral menggandeng Islamic Development Bank (IDB).
“ Kami akan mencari banyak pendanaan dari sukuk beberapa tahun ke depan,” kata dia di Djibouti.
Osman mengatakan sukuk tersebut akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur seperti jalan raya dan jalan kereta api.(Sah)