Dream - Meski baru pertama kali diperkenalkan, pemerintah mencetak sukses dalam penerbitan sukuk tabungan. Dari target yang ditetapkan sebesar Rp 2 triliun, pemerintah berhasil menjual sukuk tabungan sampai Rp2,58 triliun.
" Melebihi target indikatif yang tadinya Rp2 triliun," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 5 September 2016.
Robert mengatakan sukuk tabungan dibeli oleh 11.338 investor di 32 provinsi se-Indonesia. Masing-masing investor membeli dengan nilai rata-rata sebesar Rp 228 juta.
Sekadar informasi, pemerintah membuka penawaran sukuk tabungan ST-001 pada 22 Agustus 2016-2 September 2016. Sukuk ini menggunakan akad wakalah dan memiliki imbal hasil 6,9 persen per tahun.
Surat utang syariah negara ini dijual di 26 agen yang telah ditunjuk pemerintah, yaitu di 20 bank dan enam perusahaan efek. Sukuk ini menggunakan proyek APBN 2016 dan barang milik negara sebagai underlying asset.
" Sukuk ini tidak bisa diperdagangkan atau non tradable," kata dia.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global