Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Bandara.
Dream – PT Angkasa Pura I (Persero)/ AP I menerbitkan obligasi dan sukuk dalam lewat penawaran umum “Obligasi I AP I dan Sukuk Ijarah I AP I Tahun 2016. Perusahaan pelat merah ini mengincar dana Rp3 triliun dari kedua surat utang tersebut.
Dilansir dari keterangan tertulisnya, Selasa 18 Oktober 2016, AP I membidik dana Rp3 triliun dari obligasi dan sukuk. Rinciannya, obligasi sebesar Rp2,5 triliun dan sukuk Rp500 miliar.
Kedua surat utang ini diterbitkan dalam tiga seri, yaitu Seri A berjangka waktu 5 tahun dengan kupon obligasi 7,45-8,20 persen per tahun dan bagi hasil sukuk ijarah 7,45 persen-8,20 persen, Seri B 7 tahun untuk kupon obligasi 7,95-8,70 persen per tahun dan bagi hasil sukuk 7,95-8,70 persen, serta Seri C 10 tahun untuk kupon obligasi 8,10 -8,85 persen per tahun dan bagi hasil sukuk 8,10-8,85 persen per tahun.
Obligasi dan sukuk perusahaan telah mendapatkan peringkat idAAA dan idAAAsy dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Persero). Penjamin pelaksana emisinya adalah PT Bahana Securities, PT BCA Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.
“Kupon obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing tanggal obligasi,” kata Direktur Utama AP I, Sulistyo Wimbo Hardjito, di Jakarta, dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 18 Oktober 2016.
Usai dana tersebut dikurangi biaya emisi, Wimbo mengatakan dana segar dari penerbitan obligasi dan sukuk ini akan dialokasikan ke pengembangan bandara dan investasi rutin.
Ada 75 persen dana akan digunakan untuk mengembangkan lima bandara, yaitu Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Syamsudin Noor, Bandara Juanda, dan Bandara Sultan Hasanuddin dan 25 persen akan digunakan untuk investasi rutin.
“Kami optimistis penawaran ini bisa berjalan sukses,” kata dia.(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains