Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan meresmikan pembangkit listrik di Papua dan Papua Barat. Peresmiannya akan dilakukan pada Senin sore, 17 Oktober 2016.
Dilansir dari setkab.go.id, Jokowi akan meresmikan enam infrastruktur di Provinsi Papua dan Papua Barat. Keenam infrastruktu ini adalah Pembangkiit Listrik Tenaga Air Orya Genyem 2x10 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro Prafi 2x1,25 MW, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 KV Genyem-Waena-Jayapura sepanjang 174,6 km sirkit (kms), SUTT 70 KV Holtekamp-Jayapura sepanjang 43,4 kms, Gardu Induk (GI) Waena-Sentani 20 MV Ampere (MVA) , dan GI Jayapura 20 MVA.
“ Diresmikannya enam infrastruktur kelistrikan Papua dan Papua Barat, tentunya akan mengurangi masalah kurangnya pasokan listrik di kedua provinsi tersebut,” kata Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Macmudin, di Jakarta.
Sekadar informasi, Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan bertolak ke Papua dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah.
Pihak-pihak yang turut mendampingi Jokowi dan Iriana adalah Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, Kepala Sekretariat Presiden, Darmansjah Djumala, Sekretaris Militer Presiden, Marsda TNI Hadi Tjahjanto, Komandan Paspampres, Mayjen TNI Bambang Suswantono, Staf Khusus Presiden, Diaz Hendripriyono, dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden, Ari Setiawan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya