Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – SAP dan The Economist Intelligence (EIU) merilis studi terbaru tentang digitalisasi. Hasilnya, masih ada kesenjangan yang signifikan bagi perusahaan dalam menerapkan dan melaksanakan strategi digital yang sepenuhnya mengintegrasikan fungsi-fungsi keuangan, operasional, dan fungsi strategis lainnya.
Hasilnya, Tercatat hanya 1 dari 5 perusahaan yang menerapkan strategi digital.
Perusahaan di kawasan Asia-Pasifik memimpin langkah dalam strategi digital di seluruh bagian perusahaan dengan hampir satu dari tiga perusahaan melaporkan kemajuan yang signifikan ini.
Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 17 Oktober 2016, survei ini berdasarkan dari 812 eksekutif senior di perusahaan multinasional, meneliti tantangan, dan peluang yang dihadapi departemen TI dalam konteks digital.
Hampir setengah dari mereka yang disurvei (49 persen) adalah eksekutif TI, dan sisanya berasal dari berbagai departemen termasuk penjualan, pemasaran, sumber daya manusia dan keuangan.
“ Transformasi digital adalah hal penting yang baru – tidak lagi hanya merupakan sumber diferensiasi kompetitif tapi kewajiban bagi setiap perusahaan, di setiap industri dan di setiap geografi," kata Chief Infomarmation Officer (CIO) SAP, Thomas Saueressig, di Jakarta.
Sauressig mengatakan para CIO yang berwawasan masa depan paham bahwa mereka harus mengubah peran mereka dari penyedia layanan menjadi pemimpin inovasi.
“ Ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi ada korelasi positif antara keterlibatan TI sejak awal dan tingkat keberhasilan yang bermakna dari inisiatif transformasi digital. Langkah pertama menjadi penting,” kata dia.
Berikut ini adalah rincian temuan SAP dalam laporan tersebut.
Prioritas dan ruang lingkup inisiatif transformasi digital
Strategi transformasi digital di seluruh bagian organisasi paling mungkin terjadi di kawasan Asia Pasifik (APJ), di mana strategi tersebut telah diimplementasikan oleh 35 persen perusahaan di sana, versus 21 persen secara global. Inisiatif digital merupakan yang paling mungkin untuk dinilai sebagai " prioritas strategis tertinggi" di kawasan APJ (47 persen).
Sebagai hasilnya, perusahaan di kawasan APJ merupakan yang kedua paling mungkin menilai inisiatif digital mereka selama 3 tahun ini sebagai sangat efektif, yaitu APJ sebanyak 40 persen dan Cina sebanyak 55 persen, dengan rata-rata global sejumlah 25 persen.
Peran TI dalam transformasi digital
Para CIO paling mungkin mendapatkan kepemilikan utama atas inisiatif digital perusahaan mereka sebanyak 51 persen di Amerika Serikat dan 49 persen di Cina, dibandingkan dengan rata-rata global sebanyak 37 persen. Sebuah proporsi yang signifikan di Eropa (20 persen) dan Jerman (13 persen) mengatakan bahwa kepemilikan utama berada di tangan chief digital officer atau sekelasnya.
Bagaimana TI dapat mendukung inisiatif digital
Ketika ditanya apa yang paling membantu departemen TI membuat kontribusi yang ideal untuk inisiatif digital perusahaan mereka, jawaban terpopuler dari sebagian besar responden di seluruh dunia adalah " meningkatkan kolaborasi antara TI dan departemen lainnya."
Di Eropa, respon ini diberikan oleh 52 persen, di Cina oleh 47 persen, di APJ oleh 42 persen dan do Latin dan Amerika Tengah oleh 37 persen. Jawaban tersebut merupakan jawaban tertinggi kedua di Jerman (48 persen) dan Amerika Serikat (34 persen), sementara “ mengembangkan dan melaksanakan strategi transformasi digital" adalah jawaban terbaik baik di Amerika Serikat (53 persen) dan Jerman (51 persen).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya