Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Presiden Joko Widodo.
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah-marah ketika mengetahui harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Papua menyentuh angka Rp70 ribu per liter, bahkan sampai Rp100 ribu per liter. Padahal, harga BBM di Jawa hanya dijual Rp6.450-Rp7.000 per liter.
Laporan tersebut didapatnya dari Gubernur Papua, Lukas Enembe.
“ Ada ketidakadilan,” kata dia saat meresmikan enam infrastruktur kelistrikan di Papua dan Papua Barat di Sentani, Jayapura, Senin 17 Oktober 2016, dilansir dari Merdeka.com.
Sekadar informasi, acara tersebut langsung dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto.
Emosi presiden langsung meluap ketika Dirut Pertamina mengungkapkan jika harga BBM dijual Rp 7.000 di Papua, perusahaan akan merugi.
" Saya bilang ini bukan urusan untung atau rugi. Saya mau dicarikan jalan keluar," tegas Presiden Jokowi dengan nada tinggi.
Tak pelak lagi, menteri dan orang nomor satu Pertamina itu pun harus menerima semprotan dari presiden.
Jokowi melanjutkan dia tak mau tahu urusan untung rugi Pertamina soal tingginya harga BBM di Papua. Dia pun meminta dicarikan jalan keluar untuk masalah ini kepada Rini dan Dwi. Menurut dia, Pertamina bisa melakukan subsidi silang, yaitu keuntungan penjualan di Jawa dialihkan ke Indonesia Timur.
Mantan gubernur DKI Jakarta ini pun meminta harga BBM di Papua bisa disamakan dengan harga di Jawa.
“ Carikan jalan keluar. Saya minta harganya kurang lebih sama dengan di Jawa. Pertamina bilang bisa ditutup pakai (dana) APBN. Saya bilang itu urusan Pertamina,” pungkasnya.(Sah)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa