Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang Dan Industri (Kadin).(Foto: Setkab.go.id)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui suasana politik saat ini sedang naik. Kondisi ini disebut biasa terjadi menjelang pemilihan kepala daerah. Meski demikian, Jokowi percaya pengusaha bisa memilah masalah ekonomi dan politik.
“ Ini yang akan mendewasakan kita. Yang urusan politik, ya, urusan politik. Yang ekonomi, ya, urusan ekonomi. Tidak campur aduk,” kata Jokowi dalam acara “ Pembukaan Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Tahun 2016” di Jakarta, dilansir dari setkab.go.id, Jumat 2 Desember 2016.
Dia mengingatkan masyarakat, terutama pengusaha, untuk semakin dewasa dalam berpolitik dan melakukan aktivitas ekonomi. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga berpesan agar pengusaha tetap menjaga kondisi perekonomian di saat tensi politik tengah meningkat jelang Pilkada.
“ Jangan sampai karena masalah politik, ekonomi menjadi goyah,” kata dia.
Jokowi juga meminta bantuan para pimpinan dan seluruh anggota KADIN untuk turut menjaga momentum positif bagi perekonomian Indonesia, yaitu investasi menguat. Menurut dia, momentum ini merupakan peluang yang cukup baik untuk seluruh anggota KADIN karena semua investor asing memerlukan partner lokal.
“ Ambilah kesempatan ini,” kata mantan walikota Solo itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya