Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Presiden Jokowi Memberikan Penghormatan Kepada Para Guru Di Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Di SICC Bogor, Jawa Barat (kemenag.go.id)
Jokowi mengakui dia tidak bisa berdiri di tempat tersebut jika tanpa didikan dari para guru.
Dream - Ada yang menarik pada puncak perayaan Hari Guru Nasional yang digelar pada Minggu, 27 November 2016, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. Presiden Jokowi memberikan penghormatan bukan hanya dengan ucapan, melainkan dengan gerakan tubuh.
"Saya ingin memberian penghormatan kepada Bapak Ibu guru semua," ujar Jokowi, sebagaimana dikutip Dream dari kemenag.go.id, Senin 28 November 2016.
Jokowi lalu bergeser ke kiri podium dan berdiri tegak lurus menghadap para guru. Sejenak kemudian, dia membungkukkan badan kepada para guru yang ada di tempat itu.
Suasana menjadi hening sejenak. Beberapa saat kemudian, tepuk tangan terdengar riuh di seluruh ruangan.
Jokowi mengatakan, peran guru sangat besar bagi dirinya. Mantan Walikota Solo ini mengakui dia tidak bisa berdiri di tempat tersebut jika tanpa didikan dari para guru.
"Karena yang menjadikan seseorang menjadi jenderal, menteri, dan saya sendiri bisa berdiri di sini menjadi presiden juga karena Bapak Ibu Guru," kata Jokowi.
Pada perayaan tersebut, Jokowi juga memberikan penghargaan tanda kehormatan Satya Lencana Pendidikan kepada 52 guru dan tenaga kependidikan.
Mereka merupakan para guru dan tenaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Pendidikan Kebudayaan maupun Kementerian Agama.