Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Citilink Indonesia
Dream - Jumlah penumpang maskapai Citilink Indonesia pada libur Lebaran tahun ini tercatat mencapai 645,97 ribu. Jumlah penumpang selama 30 Juni-17 Juli 2016 itu meningkat 9 persen dibandingkan libur Lebaran tahun lalu yang mencapai 593,91 ribu orang.
" Jumlah ini menunjukkan peningkatan sebanyak 52.056 penumpang atau naik 9 persen jika dibandingkan periode peak season Lebaran tahun 2015," kata VP Corporate Communication Citilink Indonesia, Benny S. Butarbutar, di Jakarta, dikutip dalam keterangan yang diterima Dream, Selasa 19 Juli 2016.
Benny mengatakan capaian ini diperoleh berkat kerja sama antara tim Citilink dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
" Koordinasi yang baik antara Citilink dengan Kementerian Perhubungan mendukung kelancaran kegiatan operasional Citilink selama periode peak season Lebaran," kata dia.
Kedua pihak menjalin kerja sama ini berupa koordinasi persiapan pelayanan yang mencakup kegiatan ramp check atau pemeriksaan prosedur rutin yang dilakukan oleh Kemenhub. Anak usaha PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (Persero) ini pun menginginkan kegiatan ini dilakukan oleh Kemenhub sehingga kepercayaan publik akan meningkat.
Sekadar informasi, selama periode peak season Lebaran yang langsung dari tanggal 30 Juni sampai 17 Juli 2016 Citilink mempersiapkan 16,8 ribu seat tambahan melalui 112 extra flight.
Kemenhub sebelumnya memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran 2016 ini mencapai 17,6 juta orang, di antaranya ada 4,6 juta orang diantaranya menggunakan mode transportasi udara atau pesawat.
Data sementara menunjukkan pada periode 24 Juni-9 Juli 2016 menunjukkan jumlah penumpang pesawat telah mencapai 4,26 juta orang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya