Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pesawat Sunwing (Foto: Shutterstock)
Dream - Maskapai Canadian Sunwing Boeing 737 dari Belfast, Irlandia Utara gagal lepas landas karena kesalahan data. Kesalahan yang terjadi pada pesawat yang membawa 185 penumpang itu karena pilot salah mengetikkan suhu ke dalam komputer on-board.
Dikutip dari South China Morning Post, para penyelidik menyebut, kesalahan ini bisa mengakibatkan konsekuensi `bencana`.
Perhitungan autopilot, menentukan kecepatan take-off berdasarkan suhu -52 derajat Celcius, bukan 16 derajat Celcius. Pesawat sempat terangkat 36 centimeter dan nyaris mencapai ketinggian 30 meter di ujung lintasan.
Pilot akhirnya meningkatkan daya dorong setelah pesawat itu menempuh 4 kilometer. Tetapi, kenaikan pesawat hanya 240 meter, jauh dari ketinggian normal pesawat.
Para penyelidik mengatakan, `kondisi alam yang tak berbahaya` dan area di sekitar landasan pacu yang minim penghalang, menjadi salah satu penyebab pesawat terhindar dari tabrakan.
Mereka mengatakan kegagalan mesin berakibat fatal dapat terjadi seandainya pesawat menukik turun.
Insiden itu terjadi pada penerbangan Sunwing dari Belfast ke Corfu pada 21 Juli 2017. UK's Air Accidents mengeluarkan laporan investigasi kecelakaan itu pada acara Rabu, 21 November 2018.
Pilot maskapai asal Kanada itu tak memberi alasan kesalahan memasukkan angka suhu yang salah. Tetapi para penyelidik menemukan salah satu pilot menderita jet lag.
Kru pesawat tak melaporkan kesalahan yang mereka perbuat. Mereka hanya menyadari ada yang salah dengan sistem percepatan ketika pesawat dengan cepat mendekati ujung landasan.
Setelah menerapkan daya dorong penuh, pesawat itu naik dan melanjutkan penerbangannya ke Yunani dengan selamat.
Staf bandara melihat pesawat itu lepas landas. Tapi dia menemukan lampu landasan pacu yang pecah karena terhantam karet ban Boeing 737.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya