Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber: Shutterstock)
Dream - Bicara polusi dan kawasan industri tampaknya sudah menjadi dua hal yang tak dapat dipisahkan. Di mana ada industri, rasanya di situlah problem polusi bermunculan. Bukan saja polusi udara yang kerap dibuang pabrik lewat cerobong asap, kadang juga polutan dapat berupa limbah cair yang banyak dibuang di sungai.
Tingginya ambang batas polusi ini pula yang membuat kawasan industri identik dengan
gersang, panas dan berdebu. Salah satu kawasan industri besar di Indonesia yang tak luput dengan problem klasik ini adalah Cikarang.
Ada banyak perusahaan maupun pabrik yang berdiri di Cikarang. Bukan saja satu atau dua, bahkan ada banyak pabrik baik milik perusahaan level nasional maupun multinasional. Wajar jika akhirnya Cikarang memiliki ambang batas polusi udara yang kian mengkhawatirkan.
Guna mengatasi hal tersebut, semestinya setiap pabrik menerapkan alat pemisah debu atau penyaring udara. Dengan begitu, polusi udara dapat diminimalkan. Selain itu, Cikarang juga perlu ditambah kawasan hijaunya. Langkah ini dapat mencontoh Kampoeng Djamoe Organik di Cikarang Selatan, maupun Saung Ranggon yang dikelilingi pepohonan besar nan rindang di Cikarang Barat.
Kabar baiknya, langkah ini lantas diikuti oleh Lippo Group. Sebagai pengembang properti berpengalaman, Lippo Group hendak membangun kota baru bernama Meikarta. Kota ini nantinya akan dilengkapi dengan apartemen dengan desain futuristik, lengkap dengan fasilitas penunjang.
Meikarta menawarkan konsep hunian modern yang memiliki empat tipe pilihan, yaitu Asian, American, European, dan Modern. Pilih sendiri sesuai dengan kebutuhanmu. Selain itu, lokasi ini nantinya juga akan dipenuhi berbagai fasilitas yang bisa meningkatkan kualitas hidup para penghuninya.
Sebut saja rumah sakit bertaraf internasional, sekolah, mal, hingga hotek bintang 5. Lebih
menariknya lagi, Meikarta juga dilengkapi Central Park. Taman hijau seluas 100 hektare ini memiliki danau, kebun binatang mini, hingga lintasan lari yang bisa dinikmati penduduk
Meikarta secara gratis.
Nggak ketinggalan akses dan sarana transportasi yang akan dibekali dengan jalan tol, jalan layang, hingga LRT yang memudahkan mobilitas bagi para pekerja di kota sekitarnya. Jika bisa rampung secara keseluruhan, citra Cikarang yang berpolusi pun perlahan memudar berkat adanya Meikarta. Adapun informasi lebih lengkap tentang Meikarta ini dapat dikulik di meikarta.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya