Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Konferensi Pers KoMD 2022 (Foto: Istimewa)
Dream - Keberadaan ekosistem digital yang dibangun PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) telah dirasakan manfaatnya oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Manfaat itu setidaknya dirasakan pemilik usaha minyak wangi atau parfum HMNS yang mengalami lonjakan pendapatan.
CEO and Founder HMNS, Rizky Arief Dwi, mengungkapkan bisnisnya yang dikelolanya semenjak menjadi mitra GoTo mengalami pertumbuhan pendapatan hingga 20-30 kali lipat. HMNS baru bergabung selama tiga tahun dalam ekosistem digital yang telah dibangun Grup GoTo.
“ Kami dapat memperluas jangkauan produk kami hingga Papua, sehingga menumbuhkan pendapatan hingga 20-30 kali lipat,” kata Rizky.
Pencapaian yang diperoleh HMNS ini, lanjut Rizky, semakin membangkitkan montivasinya untuk membawa HMNS dan Indonesia dikenal sebagai negara penghasil parfum berkualitas, tidak sekadar sumber bahan mentah parfum.
Pengalaman hampir sama dialami pemilik bisnis Nasi Bogana Ny. An Lay, Evan Petra yang menyadari pentingnya akses terhadap platform teknologi untuk membuat UMKM bisa mengembangkan bisnis di tengah era digital.
Evan mengungkapkan keputusan bergabung bersama GoFood membuat basis pelanggannya menjadi lebih besar. Hal itu berdampak pada penghasilan usahanya yang meningkat sejak tahun 2022.
" Kini omzet kami naik hingga 4 kali lipat sejak 2020. Kami mengapresiasi layanan yang disediakan oleh Grup GoTo yang telah mengambil bagian sangat penting bagi bisnis kami sampai saat ini,” ungkap Evan.
Tak hanya GoFood, Evan juga mengaku sudah mulai merasakan manfaat dari aplikasi GoBiz dan Moka yang disediakan Gojek dan GoTo Financial. Aplikasinya ini telah membantu operasional bisnisnya terutama dalam meminimalisasi kesalahan dalam membuat pesanan pelanggan.
Pengalaman dua mitra usaha GoTo tersebut meakin menguatkan rup GoTo yang menaungi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial untuk terus hadir membantu usaha UMKM. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan kembali Konferensi Maju Digital (KoMD) 2022 yang digelar Kamis, 27 Oktober 2022.
Digelar secara offline di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, KoMD 2022 mewadahi pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan teknologi digital. Gelaran KoMD edisi tahun sebelumnya diikuti 14.000 peserta secara online.
Dengan tema besar yang diusung ‘Transformasi Usaha Digital dan Ramah Lingkungan’, KoMD 2022 berharap bisa mendorong kemajuan dan daya saing UMKM yang juga sejalan dengan misi pemerintah Indonesia dalam presidensi G20 2022.
Chief of Corporate Affairs Grup GoTo, Nila Marita mengungkapkan GoTo saat ini mempunyai lebih dari 15 juta mitra usaha, 2,6 juta mitra pengemudi dan lebih dari 67 juta pengguna bertransaksi tahunan.
Ekosistem digital grup GoTo juga telah berkontribusi sekitar 2 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
“ Dampak ekonomi yang besar tersebut tidak lepas dari peran UMKM sebagai penggerak sektor riil ekonomi tanah air dan motor pendorong pemulihan ekonomi nasional. Grup GoTo menghadirkan KoMD untuk mendorong kemajuan para mitra UMKM melalui program edukasi dan pemberdayaan berkelanjutan,” kata Nita dalam konferensi pers KoMD 2022.
Gelaran KoMD 2022 tahun ini menghadirkan beragam talkshow dengan sejumlah narasumber ternama seperti Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, dan Staf Ahli Menteri Bidang Produktivitas dan Daya Saing Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya.
Hadir pula Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital (IKD) Otoritas Jasa Keuangan, Triyono Gani serta para pebisnis sukses lainnya.
“ Sebagai kelanjutan dari KoMD 2021, Grup GoTo telah secara rutin menyelenggarakan Kelas Maju Digital (KeMD) pada 2021. Melalui KeMD, Grup GoTo memberikan pembekalan terkait pengembangan usaha dan kompetensi kewirausahaan agar UMKM di seluruh penjuru Indonesia semakin menjadi pilihan masyarakat,” kata VP of Seller Experience Tokopedia, Puput Hidayat.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa