Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
Pembukaan FinExpo 2022 (Foto: Istimewa)
Dream - Otoritas Jasa Keuangan bersama Lembaga Jasa Keuangan (LJK) kembali menggelar Financial Expo (FinExpo) 2022 sebagai upaya mencapai target inklusi keuangan sebesar 90 persen di tahun 2024 seperti dicanangkan Presiden Joko Widodo. FinExpo 2022 ini digelar mulai hari ini (26 Oktober 2022) hingga 30 Oktober 2022 di Central Park Mall, Jakarta.
Mengusung tema " Go Inklusif, Go Produktif" , FinxExpo sudah terselenggara sejak 2018 dan didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pemahaman terkait produk atau layanan jasa keuangan melalui berbagai program literasi dan inklusi keuangan.
" Dalam menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian situasi ekonomi global yang terjadi saat ini, penting bagi seluruh pihak untuk memiliki akses dan pemahaman yang baik, termasuk pengelolaan keuangan," jelas Ketua FinExpo 2022, Wani Sabu.
Merujuk pada data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akses keuangan masyarakat sendiri di perkotaan masih cukup tinggi dengan angka sebesar 84 persen. Sementara akses keuangan masyarakat di pedesaan lebih rendah yakni 69 persen, melansir dari Merdeka.com.
FinExpo juga merupakan bagian dari Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Dengan 134 booth pameran yang hadir, terdiri dari industri jasa keuangan seperti asuransi, pasar modal, pembiayaan, dana pensiun, pergadaian, fintech, e-commerce hingga para pelaku UMKM.
" Inklusi keuangan adalah hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi dan merupakan tanggung jawab kita bersama," kata Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK, Edwin Nurhadi.
Edwin menambahkan, dengan adanya kegiatan BIK sebagai agenda nasional setiap tahunnya diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan dukungan dari seluruh pihak, dalam rangka pemenuhan dan peningkatan akses keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas