Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Kembali menguatnya bursa regional mendorong investor berburu saham-saham yang sudah terdiskon dalam. Alhasil, indeks saham Indonesia sukses mencetak rebound di awal pembukaannya.
Kecuali emiten sektor tambang, seluruh indeks sektoral saham ikut menikmati aksi beli investor.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada sesi pra pembukaan perdagangan, Selasa, 25 Agustus 2014 naik tipis 0,209 poin (0,16%) ke level 132,247.
Laju positif ISSI terus berlanjut sampai sesi pembukaan. Kali ini ISSI menanjak 0,398 poin (0,30%) ke level 132,436.
Investor memulai sesi perdagangan dengan mentransaksikan 81,12 juta saham senilai Rp 21,04 miliar.
Sentimen positif regional juga ikut mendongkrak indeks bluechips syariah ke zona hijau. Memanfaatkan murahnya harga saham, indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat 1,489 poin (0,27%) ke level 545,880 di sesi prapembukaan.
Indeks JII kembali naik 2,935 poin (0,54%) ke level 547,326 di sesi pembukaan.
Hingga 10 menit waktu perdagangan, laju penguatan JII belum terbendung. Sebanyak 26 emiten unggulan syariah bahkan sudah naik ke zona hijau dan hanya 2 emiten yang tertekan aksi jual.
Kabar penguatan bursa regional memang langsung direspon pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kemarin sempat rontok dibuka menguat 18,488 poin (0,44%) ke level 4.182,217 di sesi prapembukaan.
Di sesi pembukaan, IHSG kembali menanjak 24,446 poin (0,59%) ke level 4.188,175.
Lantai bursa pagi ini sudah diguyur dana bernilai Rp 42,27 miliar dengan 143,84 juta saham yang berpindahtangan.
Pagi ini pemodal asing masih melakukan aksi jual namun dengan nilai yang masih kecil. Nett sell asing tercatat Rp 5,45 miliar.
Pemulihan bursa saham Indonesia ini tak lepas dari penguatan yang terjadi di bursa Asia. Setelah kemarin dihantam pelemahan tajam, Hang Seng dan Nikkei lagi ini mulai bergerak naik 1,58 persen dan 0,19 persen.
Namun sebagian besar indeks saham Asia dibuka melemah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya