Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peringatan Earth Hour Di Jakarta (Merdeka.com)
Dream - Indonesia telah lama mengimbau penghematan energi. Ada baiknya negara ini mempertimbangan cara-cara yang diterapkan Pakistan. Di negara ini, para pemilik restoran dan toko diimbau tutup lebih awal untuk menghemat energi, terutama listrik.
Cara terbaru ini ditempuh, setelah Pakistan sebelumnya mengimbau warganya tak memakai kaus kaki selama musim panas dan mematikan air conditioner (AC) di kantor-kantor.
Jika berjalan, rencananya toko-toko di pusat-pusat kota harus tutup pada pukul 8 malam. Sementara pemilik restoran masih diberikan toleransi beroperasi sampai pukul 10 malam.
Selain dua usaha itu, pemerintah juga mengimbau agar acara pernikahan yang menyedot listrik besar, diharuskan selesai pukul 11 malam.
Dua tahun lalu, warga Pakistan dihimbau untuk tidak memakai kaus kaki selama musim panas jika merasa kepanasan.
Sama seperti di Tanah Air, aturan menutup toko dan restoran lebih awal ini belum banyak digubris penduduk. Padahal Pakistan mengalami krisis kekurangan energi parah, terutama di musim panas.
Listrik akan terputus hingga 12 jam sehari di kota-kota besar dan 20 jam sehari di bagian pedesaan.
Tahun lalu, sebuah stasiun gas alam terkompresi (CNG), yang menyediakan bahan bakar untuk mobil, ditutup untuk selamanya karena kekurangan pasokan. Sekarang sekitar dua pertiga pasokan energi Pakistan dihasilkan dari minyak dan gas.
Pedagang dan pemilik toko di Islamabad tidak senang dengan aturan baru tersebut.
" Kami melakukan pertemuan dengan semua pedagang di Islamabad dan kami telah memutuskan bahwa toko-toko tidak bisa ditutup pada 20:00," kata Raheel Ahmad Awan, dari Kamar Dagang Pedagang Kecil dan Industri Kecil Islamabad seperti dikutip alarabiya.net, Sabtu, 11 April 2015.
" Keadaannya telah berdampak banyak pada bisnis," tambahnya, mengacu pada usaha negara memerangi pemberontakan Taliban. " Jika mereka menutup toko-toko pukul 8 malam, maka dampaknya akan lebih buruk lagi" (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya