Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pendiri Y Contributor, Sam Altman. (Foto: CNN Money)
Dream – Tak jarang kelakuan miliarder membuat kita geleng-geleng kepala. Mereka rela merogoh duit banyak untuk sesuatu yang membuat orang terheran-heran.
Misalnya, seorang miliarder Silicon Valley, Sam Altman--pendiri Y Contributor.
Dilansir dari Mirror, Minggu 18 Maret 2018, Altman rela merogoh uang sebesar US$10 ribu (Rp137,44 juta) untuk mengantre pembalseman otak. Yang membuat tak habis pikir, dia rela membalsem otaknya ketika masih hidup.
Altman berharap bisa “ mentransfer” kesadarannya ke kehidupan abadi, yaitu sistem komputer.
“ Saya berasumsi otak saya akan diunggah ke cloud,” kata dia.
Tech entrepreneur ini tak sendirian. Ada 24 orang lainnya yang mau membayar untuk hal yang sama.
Pembalseman otak ini dilakukan oleh startup yang mengklaim bisa menyediakan layanan transfer kesadaran otak ke sistem komputer. Startup itu adalah Netcome. Dengan transfer rekaman dalam otak, dia bisa hidup kembali setelah meninggal dunia.
Perusahaan ini menawarkan layanan untuk mengawetkan tubuh selama ratusan atau ribuan tahun. Jadi, suatu hari, ilmuwan bisa memindai otak dan memindahkannya ke simulasi komputer. Sayangnya, proses ini memerlukan otak segar. Pembalseman otak ketika klien masih hidup bisa membunuh mereka.
“ Pengalaman pengguna ini diidentifikasikan sebagai bunuh diri dengan bantuan,” kata CoFounder Netcome, Robert McIntyre.
Netcome menunggu izin agar prosedur mereka legal. Sekadar informasi, bunuh diri dengan bantuan ini dilegalkan di lima negara bagian Amerika Serikat.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya