Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Indeks Syariah Kompak Menguat Hari Ini, Jumat 25 Januari 2019.
Dream - Indeks syariah kompak bergerak menguat di penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 25 Januari 2019. Namun penguatan itu harus susah payah dicapai indeks bluechips syariah yang sempat loyo jelang penutupan berakhir.
Sentimen global dari pelemahan indeks Wall Street membayangi laju perdagangan bursa saham domestik jelang libur akhir pekan ini.
Papan perdagangan BEI mencatat, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,633 poin (0,33%) ke level 193,191. ISSI bergerak menguat sepanjang perdagangan setelah dibuka di level 193,061.
ISSI mencatat level tertingginya di 193,531 saat perdagangan berjalan sekitar 2 jam sejak sesi dimulai.
Penutupan positif juga dicetak dua indeks bluechips syariah meski sempat terpeleset jelang sesi perdagangan berakhir. Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), menyambut libur akhir pekan dengan naik 1,249 poin (0,17%) ke level 725,818.
Beda dari ISSI, indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini sempat terperosok masuk teritori negatif. JII sempat jatuh ke posisi terendahya di 722,419 sebelum diselamatkan aksi beli jelang 10 menit penutupan perdagangan.
Sementara itu Indeks JII70 ditutup menguat 0,990 poin (0,41%) ke level 242,635. Beruntung indeks baru dari otoritas bursa ini tak sempat terpeleset ke zona merah.
Daya dorong bursa saham Indonesia hari ini memang sedikit berkurang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 16,188 poin (0,25%) ke level 6.482,843.
Sebagian besar indeks sektoral terangkat. Investor lebih suka bermain saham di sektor pertanian dan properti. Kedua indeks sektor saham ini meroket masing-masing 1,8 persen dan 1,13 persen.
Sebaliknya, indeks sektor industri aneka terkoreksi 0,07 persen dan keuangan 0,04 persen.
Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah MKPI yang harga sahamnya melesat Rp1.000, disusul AALI Rp575, KAEF Rp400, LPPF Rp350, dan TINS Rp230.
Daftar top losser saham-saham syariah banyak dihuni emiten telekomunikasi. UNTR memimpin pelemahan dengan koreksi Rp225, diikuti SCCO Rp175, ISAT Rp170, EXCL Rp140, dan MAPA Rp140.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tipis. Kurs dolar AS terhadap rupiah melemah 50 poin (0,35%) ke level Rp14.092, pada pukul 16.00.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya