7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Indeks Syariah Dan IHSG Kompak Menguat Mengiringi Apresiasi Rupiah. (Foto: Shutterstock)
Dream - Indeks syariah kompak menguat di perdagangan awal pekan, Senin, 27 Mei 2019. Menguatnya indeks syariah merupakan imbas sentimen positif dari penguatan rupiah.
Namun investor masih tetap menanti dengan waspada perkembangan perang dagang AS-China. Eskalasi yang semakin meningkat dikhawatirkan membuat investor enggan menyimpan portofolio saham jelang libur panjang Lebaran.
Papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 1,097 poin (0,62%) ke level 178,369. ISSI terus menanjak setelah dibuka menguat di 177,684. Indeks ini menembus level tertinggi di 178,924.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga ikut bergerak naik 5,056 poin (0,79%) ke level 647,008.
Indeks JII70 merangkak 2,112 poin (0,99%) ke level 215,648.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 41,621 poin (0,69%) ke level 6.098,974.
Investor lebih suka melantai di bursa. Mereka lebih suka membeli saham di sektor industri dasar 2,27 persen, infrastruktur 1,4 persen, dan properti 1,39 persen.
Sebaliknya, indeks sektor pertambangan turun 0,43 persen, industri aneka 0,32 persen, dan barang konsumsi 0,03 persen.
Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah INTP yang harga sahamnya naik Rp775, INDF Rp225, MAPA Rp200, FAST Rp180, PTSN Rp160, dan TCPI Rp150.
Harga saham EMTK terkoreksi Rp900, UNVR Rp325, INAF Rp280, UNTR Rp250, dan FIRE Rp225.
Pada 16.15, nilai tukar rupiah terhadap dolar menguat. Kurs dolar AS melemah 54 poin (0,38%) ke level Rp14.337.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?